Berita

Gedung Bank Indonesia (BI). (Foto: RMOL)

Bisnis

BI Perluas QRIS Lintas Negara, dari India Sampai Arab Saudi

RABU, 22 JULI 2026 | 22:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) memperluas jaringan transaksi pembayaran lintas negara (crossborder payment) dengan menjajaki kerja sama bersama India, Arab Saudi, dan Hong Kong.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, pembahasan dengan India masih terus berlangsung. Sementara itu, diskusi yang lebih mendalam juga telah dimulai dengan otoritas di Arab Saudi dan Hong Kong.

"Kita saat ini terus melanjutkan diskusi dengan India untuk crossborder dengan India, dan kita juga sudah memulai diskusi secara mendalam dengan Saudi Arabia dan juga dengan Hong Kong," ujar Filianingsih dalam konferensi pers virtual, Rabu 22 Juli 2026.


Saat ini, layanan pembayaran lintas negara menggunakan QRIS baru dapat digunakan di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China.

Meski demikian, Filianingsih belum dapat memastikan kapan kerja sama dengan ketiga negara tersebut akan terealisasi. Menurutnya, implementasi sistem pembayaran lintas negara bergantung pada kesiapan masing-masing negara, mulai dari aspek regulasi, infrastruktur, industri, hingga koordinasi antarotoritas.

"Memang untuk implementasinya kita harus memperhatikan kesiapan dari masing-masing negara, tentunya kesiapan regulasi, infrastruktur, industri, dan juga koordinasi dengan otoritasnya," jelasnya.

Di sisi lain, kinerja transaksi QRIS lintas negara terus menunjukkan pertumbuhan. Sepanjang kuartal II-2026, nilai transaksi bersih QRIS lintas negara mencapai Rp1,52 triliun.

Secara rinci, transaksi inbound atau pembayaran yang dilakukan wisatawan asing di Indonesia mencapai Rp1,85 triliun, sedangkan transaksi outbound atau pembayaran masyarakat Indonesia di luar negeri tercatat sekitar Rp330 miliar.

Filianingsih menilai tren tersebut menunjukkan semakin besarnya manfaat QRIS lintas negara dalam mempermudah transaksi pembayaran sekaligus mendorong aktivitas ekonomi, terutama di sektor pariwisata dan UMKM.

"Kondisi ini mencerminkan bahwa QRIS antarnegara ini memang mempermudah transaksi pembayaran antarnegara dan juga digunakan oleh residen di negara lain yang datang ke Indonesia. Selain itu juga mendorong pertumbuhan ekonomi secara nyata melalui sektor wisata, UMKM, dan yang lain-lain," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya