Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. (Foto: Dok. Nasdem)

Politik

Tutup Kongres II, Surya Paloh Minta Garda Pemuda Jadi Mata dan Telinga Nasdem

RABU, 22 JULI 2026 | 21:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Garda Pemuda Partai Nasdem harus mampu menempatkan diri sebagai "mata dan telinga" partai dalam mengawal agenda gerakan perubahan serta menjaga peradaban bangsa.

Pesan mendalam tersebut disampaikan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh saat menutup Kongres II sekaligus Peringatan HUT ke-15 Garda Pemuda Nasdem di kawasan Ancol, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Dalam arahannya, Surya mengingatkan tantangan terbesar bangsa hari ini adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang mampu menjawab dinamika perubahan zaman.


"Kepada siapa bangsa ini boleh berharap? Jawabannya adalah kepada generasi muda. Bangsa ini tidak boleh berharap kepada orang-orang seperti saya lagi yang usianya sudah lanjut, tetapi kepada anak muda," ujar Paloh.

Menurutnya, Nasdem didirikan bukan sekadar untuk meramaikan kontestasi demokrasi, melainkan membawa misi edukasi politik dan regenerasi kepemimpinan. Di sinilah Garda Pemuda memegang peran strategis sebagai kawah candradimuka kader muda.

"Misi kita adalah menjaga peradaban bangsa. Mata dan telinganya Nasdem adalah Garda Pemuda itu sendiri. Kita akan menghadapi gelombang pasang surut, namun saya percaya masa depan Indonesia bergantung pada keberanian orang muda," tegasnya.

Ia pun meminta seluruh kader muda Nasdem untuk tidak pernah gentar menghadapi berbagai ujian politik maupun tantangan kebangsaan ke depan.

"Kalau takut dilanda ombak, jangan pernah berumah di tepi pantai. Sekali layar terkembang, surut kita berpantang. Majulah terus dalam keyakinan," cetusnya.

Adapun dalam ajang Kongres II tersebut, Prananda Surya Paloh kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPP Garda Pemuda Partai Nasdem. Forum tertinggi organisasi ini turut melahirkan delapan resolusi strategis di bidang SDM, demokrasi, ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan, hingga diplomasi kepemudaan.

"Momentum bersejarah ini menjadi awal bagi kami untuk langsung bekerja. Prioritas utama kami adalah menyusun kepengurusan DPP dan memastikan delapan program prioritas kongres segera diimplementasikan dari pusat hingga daerah," ujar Prananda.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya