Berita

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh. (Foto: Dok PKB)

Politik

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

RABU, 22 JULI 2026 | 19:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Perempuan Bangsa, berkomitmen untuk membesarkan PKB sekaligus mendorong terpenuhinya target keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di parlemen.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan 17 poin pakta integritas oleh seluruh pimpinan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa se-Indonesia. Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh, Sekretaris Jenderal Nur Nadlifah, dan Bendahara Umum Ratna Juwita Sari.

Nihayatul Wafiroh atau yang akrab disapa Ninik, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kesungguhan organisasi dalam menjalankan mandat politik.


"Komitmen Perempuan Bangsa bukan main-main. Penandatanganan pakta integritas ini adalah wujud keseriusan kami untuk terus membesarkan PKB, memperluas ruang juang kader perempuan, serta memastikan politik kaum perempuan semakin luas dan semakin terakomodasi dalam proses pengambilan kebijakan maupun representasi di parlemen," ujar Ninik, Rabu, 22 Juli 2026.

Menurutnya, Perempuan Bangsa memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah sekaligus menyiapkan kader-kader perempuan yang memiliki kapasitas, integritas, dan daya saing dalam kontestasi politik.

"Tanggung jawab itulah yang kami teguhkan dalam sebuah komitmen. Karena bagi kami semakin banyak keterwakilan perempuan di Parlemen maka semakin besar juga hak-hak kaum perempuan bisa diwujudkan," tegasnya.

Ia menambahkan, perjuangan memenuhi kuota keterwakilan perempuan tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan amanat regulasi, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Kami bersyukur Ketua Umum kami, Gus Muhaimin menyupport penuh bagaimana perjuangan mewujudkan keterwakilan perempuan di Parlemen semakin besar, PKB sudah sangat terbuka, dan tentu saja dukungan itu harus kami jalankan sebaik mungkin," tuturnya.

Usai penandatanganan pakta integritas, seluruh pengurus DPW Perempuan Bangsa se-Indonesia akan resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dalam sebuah prosesi yang digelar di kawasan Kota Tua, Jakarta, malam ini.

Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat konsolidasi nasional Perempuan Bangsa sekaligus menandai dimulainya langkah organisasi dalam mengakselerasi kerja-kerja politik, penguatan kaderisasi, dan pemenangan PKB menuju agenda politik mendatang.

Adapun isi 17 pakta integritas DPW Perempuan Bangsa berbunyin patuh pada Mabda Siyasi, AD/ART, peraturan, dan keputusan PKB. Menjalankan Platform Perjuangan, program, dan agenda kerja PKB 2024–2029. Melaksanakan kebijakan dan arahan Ketua Umum DPP PKB.

Lalu mematuhi PD, PRT, dan PPOA Perempuan Bangsa. Melaksanakan kebijakan dan arahan Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa. Membangun soliditas organisasi dan kerja kolektif untuk menyukseskan program PKB dan Perempuan Bangsa.
Membentuk struktur DPC dan DPAC Perempuan Bangsa di seluruh tingkatan (2026–2027).

Selanjutnya memenuhi kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan di setiap dapil provinsi dan kabupaten/kota. Mengelola dan melaporkan keuangan organisasi secara akuntabel. Tidak menggunakan dana organisasi untuk kepentingan pribadi. Menyiapkan dan memperkuat kapasitas kader perempuan untuk Pemilu 2029 dan regenerasi kepemimpinan. Mendorong promosi dan penempatan kader perempuan pada jabatan strategis di berbagai sektor. Menugaskan kader perempuan secara proporsional berdasarkan kompetensi. 

Kemudian menata struktur DPC Perempuan Bangsa secara objektif, profesional, akuntabel, dan transparan. Menyusun strategi pemenangan untuk segmen perempuan dan pemilih pemula. Memenangkan pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur yang diusung atau didukung PKB pada Pilkada. Serta memenangkan pasangan calon Presiden/Wakil Presiden yang diusung PKB pada Pilpres 2029.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya