Berita

Perwira muda TNI-Polri yang dilantik Presiden Prabowo Subianto Rabu, 22 Juli 2026 (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Pesan Perwira TNI-Polri Harus Profesional, Jangan Pernah Tergoda Korupsi

RABU, 22 JULI 2026 | 11:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada para perwira muda TNI dan Polri agar menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan jabatan.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Dalam amanatnya, Prabowo menekankan TNI dan Polri merupakan pilar utama negara yang memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan serta keamanan bangsa. 


Karena itu, kedua institusi tersebut dituntut untuk terus memperkuat profesionalisme dan soliditas.

"TNI dan Polri adalah dua institusi yang vital bagi kelangsungan hidup negara. TNI dan Polri harus kuat, TNI dan Polri harus profesional, TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa indonesia," kata Prabowo.

Kepala Negara mengingatkan para perwira TNI dan Polri untuk menjunjung tinggi integritas serta menjauhkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan, praktik korupsi, maupun tindakan yang melanggar hukum.

"Jangn ada loyalitas korps yang sempit, integritas adalah kehormatan seorang perwira, jangan pernah menyalahgunakan jabatan, jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan jangan pernah berkompromi dengan narkoba judi atau pelanggaran hukum lainnya," tegasnya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa setiap perwira TNI dan Polri berasal dari rakyat, sehingga pengabdian yang diberikan harus selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Sekali saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula saudara kehilangan kehormatan mu, ingatlah selalu saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat, pakaian yang kau pakai, dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat, makanmu dari rakyat, gajimu dari rakyat," ujarnya.

Presiden menutup pesannya dengan mengingatkan bahwa jabatan dan pangkat bersifat sementara. Sementara pengabdian seorang perwira kepada bangsa dan negara akan dikenang sepanjang masa.

"Ingat jabatan hanya titipan, pangkat akan berlalu, yg dikenang sejarah adalah pengabdianmu kepada bangsa dan negara," pungkas Prabowo.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya