Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pilah Sampah dari Rumah Jadi Kunci Keberhasilan Transformasi Bantargebang

SELASA, 21 JULI 2026 | 16:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Transformasi pengelolaan sampah di TPST Bantargebang menuju sistem controlled landfill dinilai perlu diiringi dengan edukasi pemilahan sampah yang lebih masif kepada masyarakat. 

Langkah tersebut dinilai penting agar perubahan sistem pengelolaan sampah tidak hanya dilakukan di tempat pembuangan akhir, tetapi juga dimulai dari sumbernya.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak, mengatakan penerapan controlled landfill merupakan kemajuan dibanding sistem open dumping yang selama ini digunakan. Namun, menurutnya, keberhasilan kebijakan tersebut bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.


*"Penerapan controlled landfill merupakan langkah maju karena pengelolaan sampah menjadi lebih tertata dan ramah lingkungan. Namun, keberhasilannya harus diimbangi dengan pengurangan sampah dari sumber melalui edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat,"* ujar Josephine di Jakarta, Selasa 21 Juli 2026. 

Ia menilai persoalan sampah tidak akan selesai jika pembenahan hanya dilakukan di hilir.

"Transformasi Bantargebang menuju controlled landfill merupakan langkah positif. Namun, persoalan sampah tidak akan selesai jika hanya dibenahi di hilir. Pengurangan dan pemilahan sampah harus dimulai dari rumah tangga," katanya.

Berdasarkan hasil reses dan sosialisasi yang dilakukan pada 9-10 Juli 2026, Josephine mengaku masih menemukan banyak warga yang ingin berpartisipasi dalam pengelolaan sampah, tetapi terkendala minimnya fasilitas pemilahan.

"Saya menemukan masih banyak lingkungan yang kekurangan sarana pemilahan sampah. Bahkan ada RW yang hanya memiliki beberapa tong sampah untuk melayani seluruh warganya. Kondisi seperti ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah," ujarnya.

Menurut Josephine, penyediaan sarana pemilahan sampah harus berjalan beriringan dengan edukasi kepada masyarakat. Ia juga mendorong Pemprov DKI Jakarta memperluas sosialisasi pemilahan sampah organik, anorganik, dan limbah rumah tangga hingga tingkat RT dan RW agar volume sampah yang dikirim ke Bantargebang dapat terus ditekan.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan sistem controlled landfill di TPST Bantargebang sebagai pengganti open dumping yang akan dihentikan mulai 1 Agustus 2026. 
Melalui sistem ini, area pembuangan sampah ditutup secara bertahap menggunakan media pelindung dan geomembrane untuk mengurangi bau, mengendalikan emisi gas, serta meminimalkan terbentuknya air lindi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya