Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Mensesneg Tegaskan Belum Ada Reshuffle Kabinet dalam Waktu Dekat

SELASA, 21 JULI 2026 | 16:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isu reshuffle kembali mencuat di tengah evaluasi kinerja pemerintahan yang telah berjalan lebih dari 20 bulan.

Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi langsung membantah isu tersebut dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.

"Kok ada isu reshuffle lagi? Enggak ada, belum ada. Tidak ada isu reshuffle," tegasnya kepada awak media. 


Prasetyo mengatakan, monitoring dan evaluasi terhadap kinerja kementerian merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan setiap program prioritas berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. 

Karena itu, evaluasi tidak otomatis berujung pada pergantian pejabat atau reshuffle kabinet.

"Jadi itu tidak selalu makna dari evaluasi itu adalah selalu berujung terjadinya pergantian atau reshufle," kata Prasetyo. 

Isu reshuffle kembali mengemuka setelah sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih menjadi sorotan. 

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, misalnya, sempat dikaitkan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby. Isu tersebut turut menjadi perhatian publik setelah laporan gratifikasi yang menyeret nama politikus PSI itu ditolak karena perkara telah masuk tahap penyidikan.

Sorotan serupa juga mengarah kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyusul polemik antara Polri dan Kejaksaan terkait penanganan perkara Jampidsus periode 2022-2026, Febrie Adriansyah. 

Di sisi lain, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo juga sempat menjadi perbincangan setelah muncul polemik terkait dugaan kebocoran dokumen perjalanan dinas ke Amerika Serikat serta isu mutasi sejumlah aparatur sipil negara (ASN).

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya