Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Bisnis

Prabowo: Bullion Indonesia Kelola 153 Ton Emas Senilai Rp359 Triliun

SENIN, 20 JULI 2026 | 19:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan capaian besar Bank Emas atau bullion Indonesia yang dalam waktu satu tahun telah mampu mengelola 153 ton emas dengan nilai mencapai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp359 triliun.

"Untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, Indonesia punya Bank Emas, Bullion, yang sekarang sudah mengelola 153 ton emas. Sudah mengelola dan 153 ton emas ini nilainya berapa Pak Rosan? 20 miliar dolar," kata Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Kepala Negara menilai capaian tersebut menunjukkan kekuatan ekonomi baru Indonesia yang mulai diperhitungkan dunia. 


Dia meyakini kapasitas pengelolaan emas melalui bullion akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

"Ini juga kekuatan ekonomi yang dilihat oleh dunia juga dan saya percaya di tahun-tahun mendatang ini akan juga meningkat," tuturnya.

Presiden menambahkan, sejumlah pencapaian strategis Indonesia selama ini berkembang secara signifikan meski tidak selalu menjadi sorotan publik.

"Jadi kita ternyata diam-diam kita telah mencapai prestasi-prestasi yang berskala dunia. Saya kira boleh dicek bank mana, Bank Emas mana yang mengelola 153 ton emas dalam satu tahun?" tandas Prabowo.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya