Berita

Kepala Pemerintahan Maroko Aziz Akhannouch bersama Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu. (Foto: Istimewa)

Dunia

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

SABTU, 18 JULI 2026 | 16:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kepala Pemerintahan Maroko Aziz Akhannouch menegaskan bahwa Kemitraan Luar Biasa yang Diperkuat antara Maroko dan Prancis kini telah memasuki tahap implementasi penuh.

Pernyataan tersebut disampaikan Akhannouch dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu usai Pertemuan Tingkat Tinggi (HLM) Maroko-Prancis ke-15 di Rabat, Kamis waktu setempat.

Menurut Akhannouch, kemitraan yang digagas Raja Mohammed VI dan Presiden Prancis Emmanuel Macron itu kini tidak lagi sekadar bertumpu pada hubungan historis kedua negara.


Kedua negara, kata Akhannouch telah memperkuat kerja sama strategis yang didasarkan pada kesamaan visi, kepercayaan, dan komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan global.

"Kemitraan ini tidak lagi hanya didasarkan pada ikatan sejarah yang mendalam antara Kerajaan Maroko dan Republik Prancis, tetapi juga merupakan bagian dari visi strategis bersama," kata Akhannouch dalam keterangannya Sabtu, 18 Juli 2026.

Ia mengungkapkan, sejak kunjungan kenegaraan Presiden Macron ke Maroko pada Oktober 2024, kedua negara telah menggelar lebih dari 40 pertemuan tingkat tinggi yang melibatkan pemerintah, lembaga negara, pemerintah daerah, pelaku usaha, perguruan tinggi, hingga masyarakat sipil.

"Bahkan hari ini, kehadiran 22 menteri Maroko dan Prancis menggambarkan Pertemuan yang luar biasa dan komitmen bersama dari kedua pemerintah kita," katanya.

Akhannouch juga menyoroti capaian kerja sama ekonomi kedua negara. Selain melanjutkan 22 perjanjian strategis senilai hampir 10 miliar Euro yang ditandatangani pada Oktober 2024, kedua pihak kembali menyepakati 11 perjanjian dan instrumen kerja sama baru.

Kesepakatan tersebut mencakup berbagai sektor strategis, seperti kesehatan, transportasi, penerbangan sipil, kerja sama desentralisasi, pendidikan, pengembangan bahasa Arab, serta sektor-sektor lain yang dinilai akan semakin memperkuat perekonomian kedua negara.

Ia menambahkan, dialog politik antara Maroko dan Prancis kini berlangsung semakin intensif dengan landasan kepercayaan yang lebih kuat dan kesamaan pandangan terhadap berbagai isu regional maupun internasional.

"Sesuai dengan pedoman Yang Mulia Raja Mohammed VI, Kerajaan Maroko akan terus melaksanakan Kemitraan Luar Biasa yang Diperkuat. Mekanisme pemantauan yang telah diperkuat akan memastikan seluruh komitmen dijalankan, mempercepat proyek yang sedang berlangsung, serta mengidentifikasi inisiatif baru yang menjadi kepentingan bersama kedua negara," pungkas Akhannouch.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya