Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

SABTU, 18 JULI 2026 | 14:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kinerja Indeks Kompas100 - barometer saham yang mengukur 100 emiten dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia - mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang pekan ini. 

Menutup perdagangan pada Jumat sore 17 Juli 2026,  indeks besutan BEI dan Harian Kompas ini menguat signifikan sebesar 5,8 persen ke level 814, setelah sempat berfluktuasi di rentang 765 hingga level tertinggi 816. 

Aktivitas pasar terpantau agresif dengan total nilai transaksi menembus Rp45,33 triliun, yang merefleksikan tingginya akumulasi beli investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar dan menengah.


Apresiasi indeks kali ini didorong oleh pertumbuhan masif di sektor teknologi, energi, infrastruktur, dan properti. 

Pada jajaran top gainers, PT Bank Jago Tbk (ARTO) memimpin penguatan sebesar 23,8 persen ke level Rp1.405, diikuti PT Indika Energy Tbk (INDY) yang naik 20,9 persen ke Rp2.430. 

Kinerja positif ini juga diikuti oleh akselerasi harga saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) sebesar 20,5 persen ke Rp1.995, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) sebesar 20,2 persen ke Rp262, serta PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang menguat 18,6 persen ke Rp1.750.

Di sisi lain, sektor konsumer, media, dan kesehatan mengalami tekanan akibat aksi ambil untung (profit taking). 

Koreksi ini menempatkan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) di posisi teratas top losers dengan penurunan 6,9 persen ke Rp4.980, disusul PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang turun 6,2 persen ke Rp1.505. 

Tren pelemahan juga membayangi PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang terkoreksi 4,6 persen ke Rp1.335, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) terpangkas 4,5 persen ke Rp4.490, serta PT Elnusa Tbk (ELSA) yang melemah 2,3 persen ke level Rp640.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya