Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Telkom Tingkatkan Daya Saing Lewat Strategi Streamlining

SABTU, 18 JULI 2026 | 06:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat mesin pertumbuhan baru yang bergerak di sektor data center, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga solusi digital business-to-business (B2B) lewat strategi streamlining. 

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, memastikan posisi kompetitif perseroan tetap berada di garda terdepan industri teknologi nasional yang terus dinamis. 

“Fokus investasi tersebut diarahkan untuk memperkuat new growth engines, meningkatkan daya saing, serta menciptakan pertumbuhan dan nilai jangka panjang yang berkelanjutan,” kata Seno dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026.
 

 
Lanjut dia, langkah streamlining atau penyederhanaan portofolio diproyeksikan memberikan dampak operasional yang signifikan pada sisa tahun ini. 

Melalui struktur organisasi yang lebih ramping, Telkom memangkas birokrasi internal demi mewujudkan proses bisnis yang jauh lebih efisien, mempercepat pengambilan keputusan strategis, serta memberikan keleluasaan bagi jajaran manajemen untuk mengeksekusi rencana bisnis dengan fokus penuh. 

“Secara jangka panjang, perampingan portofolio anak usaha ini bukan sekadar upaya efisiensi biaya operasional semata,” jelasnya.

Menurut Seno, langkah taktis ini diposisikan sebagai lompatan transformatif untuk mengonsolidasikan seluruh lini bisnis potensial di bawah payung ekosistem Telkom Group agar dapat bergerak lebih lincah (agile).

Ia menambahkan pembenahan struktur korporasi ini akan menjadi pilar utama dalam memberikan nilai tambah bagi seluruh ekosistem bisnis perusahaan dari hulu hingga ke hilir. 

“Transformasi ini menjadi fondasi untuk memperkuat sinergi, meningkatkan daya saing, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi pelanggan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Seno. 

Melalui arah pergerakan modal yang lebih tajam dan terarah pasca-perampingan ini, Telkom optimistis mampu merespons kebutuhan pasar yang kian bergeser ke arah digitalisasi korporasi.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya