Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, China. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Politik

Airlangga Temui Xi Jinping, Tegaskan Komitmen RI Bangun Ekosistem AI Global

JUMAT, 17 JULI 2026 | 21:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Indonesia untuk berkolaborasi membangun ekosistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang terbuka, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat global.

Komitmen tersebut disampaikan Airlangga saat bertemu Presiden China Xi Jinping di sela pembukaan World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, Airlangga menyampaikan salam Presiden Prabowo Subianto sekaligus mengapresiasi Pemerintah China atas inisiatif membentuk World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO). Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia sebagai salah satu negara pendiri organisasi tersebut.


"Kami menyampaikan salam dari Presiden Indonesia, Bapak Prabowo Subianto serta terima kasih kepada Pemerintah Tiongkok yang telah berinisiatif membentuk WAICO, dan mengajak Indonesia sebagai Founding Member States," ujar Airlangga, Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Airlangga, keikutsertaan Indonesia sebagai negara pendiri WAICO merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI di Tanah Air.

"Indonesia siap bekerja sama dengan WAICO untuk pengembangan ekosistem AI dunia," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Xi Jinping menekankan bahwa pengembangan AI harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia dan mendorong kemajuan bersama.

Xi menegaskan, pengembangan teknologi AI tidak boleh dimonopoli oleh satu negara, melainkan harus dibangun melalui kolaborasi global.

"Pengembangan AI tidak seharusnya menjadi a solo performance oleh satu negara, melainkan a symphony of global collaboration," kata Xi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, China akan mengembangkan platform AI berbasis open source yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara kolaboratif oleh berbagai negara.

Selain itu, dalam lima tahun ke depan China juga akan menyelenggarakan program peningkatan kapasitas bagi jutaan peserta dari berbagai negara guna memperluas akses terhadap teknologi AI sekaligus memperkecil kesenjangan digital.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya