Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Investasi Semester I-2026 Tembus Rp1,010 Triliun, Naik 7,2 Persen

KAMIS, 16 JULI 2026 | 19:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi investasi Indonesia tercatat mencapai Rp1.010,6 triliun hingga semester I-2026. Angka tersebut naik 7,2 persen secara tahunan (yoy).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan capaian tersebut telah mencapai 49,5 persen dari target tahun ini sebesar Rp2.041,3 triliun.

"Dari Januari-Juni 2026 pencapaian yang telah dilakukan, pengeluaran atau spending yang dilakukan para investor di Indonesia itu mencapai Rp1.010,5 triliun atau peningkatan 7,2 persen yoy. Ini sesuai dengan target kami, itu adalah 49,5 persen dari total target dalam satu tahun," kata Rosan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, pada Kamis, 16 Juli 2026.


Ia mengatakan realisasi investasi tersebut berhasil menyerap 1,44 juta tenaga kerja Indonesia, naik 15,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun dari total keseluruhan investasi, sebesar Rp507,6 triliun atau 50,2 persen berasal dari penanaman modal asing (PMA), dan Rp502,9 triliun (49,8 persen) dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Selain itu, investasi, kata Rosan tersebar di luar Pulau Jawa yang mencapai Rp507,8 triliun atau naik 6,7 persen, angka tersebut melampaui investasi di Pulau Jawa sebesar Rp502,8 triliun, naik 7,7 persen yoy.

Secara sektoral, investasi semester pertama ini masih didominasi oleh industri pengolahan, khususnya industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya dengan nilai Rp150,4 triliun, yang menjadi pendorong utama hilirisasi.

"Kemudian jasa lainnya lebih banyak di data center Rp114,0 triliun, pertambangan Rp105,0 triliun, transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp102, triliun, serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp85,8 triliun," demikian Rosan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya