Berita

Gelaran Pertemuan Perdana Konsultasi Politik Tingkat Pejabat Senior RI dan Turkmenistan di Jakarta (Foto: Kemlu RI)

Global

Konsultasi Politik Perdana RI-Turkmenistan Hasilkan Kerja Sama di Berbagai Sektor

RABU, 15 JULI 2026 | 11:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dan Turkmenistan resmi membuka babak baru hubungan bilateral melalui penyelenggaraan Pertemuan Perdana Konsultasi Politik Tingkat Pejabat Senior (The 1st Senior Official Political Consultation) di Jakarta pada Selasa, 14 Juli 2026.

Forum perdana tersebut menjadi tonggak penting untuk memperkuat kemitraan kedua negara di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, hingga kerja sama multilateral di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto, sementara delegasi Turkmenistan dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri Ahmet Gurbanov. 


Dalam pertemuan itu, kedua negara meninjau implementasi berbagai perjanjian bilateral sekaligus menyepakati percepatan penyelesaian sejumlah instrumen hukum, mulai dari pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, kerja sama antarlembaga kejaksaan, pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme, hingga kerja sama di bidang kepemudaan dan olahraga. 

Dalam sambutannya, Dirjen Santo Darmosumarto menekankan bahwa kemitraan Indonesia dan Turkmenistan harus menjadi bagian dari upaya memperkuat Kerja Sama Selatan-Selatan di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi dunia.

“Semangat Bandung perlu berkembang melampaui simbolisme sejarah menjadi kerangka kerja yang nyata bagi Kerja Sama Selatan-Selatan, sejalan dengan politik luar negeri Bebas Aktif Indonesia dan kebijakan netralitas permanen Turkmenistan, dalam memperkuat perdamaian, pembangunan berkelanjutan, solidaritas kemanusiaan, serta mewujudkan tatanan global yang lebih inklusif," tegasnya. 

Kedua pihak juga menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi di PBB serta berbagai organisasi internasional lainnya.

Penguatan kerja sama ekonomi menjadi salah satu agenda utama. Indonesia dan Turkmenistan menegaskan sektor energi sebagai pilar strategis hubungan bilateral dan sepakat memperdalam kolaborasi di seluruh rantai nilai energi melalui pembangunan infrastruktur, alih teknologi, peningkatan kapasitas, hingga pengembangan kemitraan komersial. 

Kedua negara juga mendorong peningkatan hubungan antarpelaku usaha melalui kerja sama antara KADIN Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Turkmenistan, serta saling mengundang partisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2026, Oil and Gas of Turkmenistan (OGT) International Conference and Exhibition, dan Turkmenistan Investment Forum (TIF).

Selain energi, kedua negara memperluas ruang kolaborasi di sektor pendidikan tinggi, riset, pariwisata, dan konektivitas melalui kemitraan antarkampus, program beasiswa, pertukaran akademik, penelitian bersama, hingga promosi pariwisata. 

Indonesia menyambut baik keinginan Turkmenistan untuk memperkuat keterlibatan dengan ASEAN melalui aksesi terhadap Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC), sementara Turkmenistan menyampaikan minat untuk meningkatkan interaksi antara ASEAN dan negara-negara Asia Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua delegasi turut bertukar pandangan mengenai perkembangan di Asia Tenggara, Asia Tengah, dan Timur Tengah. 

Indonesia dan Turkmenistan menegaskan kembali pentingnya dialog, penghormatan terhadap hukum internasional, serta penguatan kerja sama multilateral sebagai fondasi dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan maupun global.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya