Berita

Mendagri Tito Karnavian. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Tito Lapor Airlangga, Bawang Putih dan Minyak Goreng Jadi Biang Inflasi Naik

SELASA, 14 JULI 2026 | 19:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan perkembangan inflasi nasional kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Meski inflasi tahunan masih terkendali, laju inflasi bulanan mulai merangkak naik akibat kenaikan harga sejumlah komoditas pangan dan biaya transportasi.

Hal itu disampaikan Tito usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

Tito menjelaskan, inflasi tahunan (year on year/yoy) saat ini berada di level 3,34 persen atau masih di bawah target nasional sebesar 3,5 persen.


"Inflasi kita di angka 3,34 persen relatif terkendali, masih di bawah target nasional 3,5 persen," kata Tito.

Namun, secara bulanan (month to month/mtm), inflasi tercatat naik 0,44 persen. Kenaikan itu terutama dipicu sektor transportasi, khususnya tarif angkutan udara yang meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat selama libur sekolah.

Selain itu, harga sejumlah kebutuhan pokok ikut menyumbang kenaikan inflasi, terutama bawang putih, minyak goreng, dan beras.

"Penyumbang utamanya sektor transportasi, terutama angkutan udara. Ditambah sektor makanan dan minuman, terutama bawang putih. Kemudian ada minyak goreng, sama beras naik sedikit. Itu yang saya sampaikan kepada Menko," ujarnya.

Menurut Tito, pemerintah kini mengoordinasikan langkah pengendalian harga, terutama untuk komoditas yang mengalami kenaikan.

Ia berharap penurunan harga BBM jenis bensin pada Juli dapat membantu menekan inflasi dalam beberapa waktu ke depan. Sementara untuk bawang putih dan minyak goreng, koordinasi dengan Kementerian Perdagangan akan diperkuat.

"BBM jenis bensin di Juli diturunkan harganya. Mudah-mudahan berpengaruh menurunkan inflasi. Tapi bawang putih dan minyak goreng yang menjadi tugas Kementerian Perdagangan perlu dikoordinasikan lebih intensif," tuturnya.

Untuk komoditas beras, lanjut Tito, pemerintah bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, dan Badan Pangan Nasional telah menyiapkan langkah stabilisasi di daerah-daerah yang mengalami lonjakan harga.

Ia juga meminta pemerintah daerah, khususnya di wilayah dengan tingkat inflasi tinggi seperti Indonesia Timur dan Aceh, memperkuat pasokan serta memperlancar distribusi barang.

"Daerah-daerah yang inflasinya tinggi harus menambah suplai. Ada juga kendala ombak yang mengganggu distribusi di beberapa wilayah, sehingga perlu menggunakan kapal yang lebih besar," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya