Berita

Peserta didik SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Layanan Konsultasi Keluarga Dibuka untuk Dampingi Trauma Anak Pascateror Bom

SELASA, 14 JULI 2026 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta terus memantau perkembangan kondisi peserta didik pasca teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pendampingan dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pendidikan, untuk memastikan pemulihan psikologis peserta didik berjalan optimal.

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, pihaknya terus memperkuat berbagai program perlindungan anak, salah satunya melalui peningkatan edukasi di lingkungan sekolah.


"Kami meningkatkan akses pemberian edukasi kepada sekolah-sekolah, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga jenjang yang lebih tinggi, mengenai bagaimana anak-anak dapat berinteraksi dengan baik, menjaga kerukunan dengan teman, serta menghindari perilaku perundungan," ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.

Dwi menjelaskan, selain memberikan pendampingan kepada peserta didik, Dinas PPAPP juga mengedukasi para orang tua mengenai pentingnya membangun komunikasi yang sehat dengan anak.

Menurutnya, keharmonisan dalam keluarga menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.

"Agar kejadian seperti ini tidak terulang, kami mendorong setiap keluarga untuk membangun hubungan yang harmonis dan meluangkan waktu bersama. Sehingga, apabila ada permasalahan di dalam keluarga, dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusinya secara bersama-sama," terangnya.

Ia menyampaikan, terkait kasus di SDN Srengseng Sawah 15, pihaknya masih terus memantau perkembangan situasi. Namun, fokus utama saat ini adalah membangun interaksi dan komunikasi yang sehat antara anak, orang tua, dan lingkungan sekolah.

Dwi mengimbau para orang tua agar membuka ruang komunikasi dengan anak mengenai perasaan yang mereka alami setelah kejadian tersebut.

"Jika anak merasa tidak nyaman atau cemas, orang tua perlu memberikan komunikasi yang positif agar mereka tidak larut dalam kekhawatiran," ungkapnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, lanjut Dwi, Dinas PPAPP menyediakan layanan konsultasi keluarga yang dapat diakses masyarakat melalui laman puspa.jakarta.go.id.

"Layanan ini menghadirkan konselor sesuai kebutuhan, mulai dari pola pengasuhan (parenting), tumbuh kembang anak, hingga permasalahan keluarga lainnya," ucapnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya