Berita

Ilustrasi. (Foto: tebuireng.online)

Publika

Polarisasi Politik: Ancaman Tersembunyi dari Penghancur yang Sunyi

SELASA, 14 JULI 2026 | 14:55 WIB

DI atas permukaan bumi berdiri gedung-gedung besar yang menjulang tinggi ditemani sibuknya aktivitas manusia. Dilihat dengan mata fisik, hidup berjalan aman-aman saja. Akan tetapi ada kekuatan yang dapat membinasakan masa depan umat manusia. 

Perkenalkan, inilah polarisasi politik yang menjadi ancaman tersembunyi bagi manusia sebagai penghancur sunyi yang keberadaannya ada di antara manusia. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, polarisasi adalah pembelahan menjadi dua kelompok yang saling berlawanan dalam hal kepentingan, perbedaan paham, dan pendapat politis. 


Dalam demokrasi, polarisasi politik dianggap wajar sebagai naluri manusia untuk mengungkapkan pendapat yang berbeda dari pendapat orang lain dalam moment-moment tertentu, seperti pada pemilu (Tempo, 2022). 

Polarisasi politik diperparah oleh bias konfirmasi. Bias konfirmasi adalah pembenaran atas informasi-informasi yang mendukung keyakinan dan kepercayaan seseorang tanpa peduli apakah informasi itu benar atau tidak, membuat seseorang menolak informasi yang tidak sesuai dengan perspektifnya. 

Kencangnya arus informasi yang datang dari berbagai sumber menjadikan informasi semakin sulit untuk disaring. Inilah yang juga menambah ketakutan dan ketegangan di antara masyarakat (Fathurochman & Tutiasri, 2023). 

Perpecahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dipengaruhi oleh kondisi yang sedang mereka alami, sedangkan di kalangan elit ini terjadi karena adanya kompetisi yang membutuhkan ambisi untuk bertahan. 

Seperti dalam pemilu, polarisasi terjadi karena adanya benturan dari dua atau lebih kelompok yang mendukung pencalonan mereka masing-masing, pertemuan beberapa kelompok yang memiliki pemahaman dan cara pandang yang berbeda ini malah menimbulkan permusuhan satu golongan dengan golongan lain (Kompasiana, 2025). 

Yah, mau bagaimanapun, perpecahan adalah penyebab dari permusuhan dan permusuhan akan menghasilkan kerusakan dan krisis. Tentu ini adalah hal yang buruk karena perpecahan juga dapat menghancurkan kehidupan yang damai serta menumbuhkan pertikaian yang berakhir maut (Kompas, 2023). 

Kondisi ini tidak disadari oleh banyak orang, padahal ini adalah penghancur besar yang diam-diam telah membawa umat manusia kepada kebinasaan tanpa manusia menyadarinya.

Marcella Safitri 
Pendiri Generasi Hebat


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya