Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Anjlok, Saham Teknologi dan Chip Tertekan

SELASA, 14 JULI 2026 | 08:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak di jalur merah setelah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran membuat investor mengurangi aset berisiko.

Pada penutupan perdagangan Senin, 13 Juli 2026, waktu AS, indeks Nasdaq Composite turun 1,55 persen ke 25.873,18, menjadi indeks dengan penurunan terbesar. S&P 500 melemah 0,79 persen ke 7.515,47, sementara Dow Jones Industrial Average turun lebih terbatas 0,26 persen ke 52.498,70. Kenaikan saham-saham sektor energi, yang diuntungkan oleh lonjakan harga minyak, membantu membatasi penurunan Dow.

Tekanan terbesar datang dari sektor semikonduktor. Indeks Philadelphia Semiconductor Index (SOX) menjadi sektor dengan kinerja terburuk di pasar. Saham SanDisk anjlok 12,6 persen, Marvell Technology dan Intel juga turun tajam. Sementara itu, saham SK Hynix yang baru melantai di Nasdaq pada Jumat lalu merosot 9,3 persen setelah sebelumnya melonjak lebih dari 12 persen pada hari debutnya.


Selain konflik geopolitik, pelaku pasar juga bersiap menghadapi pekan yang dipenuhi agenda penting. Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dijadwalkan memberikan kesaksian di Kongres pada Selasa dan Rabu, sementara data inflasi konsumen (CPI), inflasi produsen (PPI), serta penjualan ritel Amerika Serikat akan dirilis dalam beberapa hari ke depan. Data-data tersebut akan menjadi acuan bagi investor untuk memperkirakan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Musim laporan keuangan kuartal II juga mulai bergulir. Sejumlah bank besar seperti Bank of America, Citigroup, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, dan Wells Fargo dijadwalkan merilis kinerja keuangannya pada Selasa. Berdasarkan data LSEG, laba gabungan perusahaan anggota S&P 500 pada kuartal II diperkirakan tumbuh 23,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya