Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Perkasa Jadi Safe-Haven di Tengah Ketegangan Timur Tengah

SELASA, 14 JULI 2026 | 08:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasar mata uang New York mencatat penguatan moderat pada penutupan perdagangan Senin 13 Juli 2026 Waktu setempat. 

Indeks DXY, yang mengukur kinerja Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang lain termasuk Euro,  naik 0,21 persen ke posisi 101,27. 

Penguatan greenback ini ditopang oleh meningkatnya konflik geopolitik antara AS dan Iran di Selat Hormuz yang melambungkan harga minyakBrent sebesar 9 persen, serta sinyal hawkish dari pejabat Federal Reserve menjelang rilis data inflasi (CPI dan PPI) AS pekan ini. 


Gubernur Fed, Christopher Waller, mengisyaratkan peluang kenaikan suku bunga lanjutan jika inflasi bertahan jauh di atas target 2 persen, sementara pasar berjangka kini memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga sekitar 30 basis poin hingga akhir tahun. 

Fokus investor kini tertuju pada rilis data inflasi AS serta kesaksian Chairman Fed Kevin Warsh di hadapan kongres.

Kenaikan Dolar AS menekan sejumlah mata uang utama, dengan Euro melemah 0,26 persen  menjadi 1,1383 Dolar AS,  dan Poundsterling turun 0,40 persen ke 1,3352 Dolar AS. 

Dolar Australia terdepresiasi 0,47 persen menjadi 0,6917 Dolar AS, dan Yen Jepang melemah 0,46 persen sehingga Dolar AS menguat ke 162,43 Yen.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya