Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Eropa Melemah Tipis, Saham Energi Jadi Penopang

SELASA, 14 JULI 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup cenderung melemah pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026 waktu setempat, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi dan memperburuk sentimen pasar.

Indeks Euro STOXX 50 turun 0,1 persen ke level 6.264, sementara STOXX Europe 600 juga melemah 0,1 persen ke posisi 641. Investor mencermati meningkatnya risiko gangguan pasokan minyak setelah Amerika Serikat dan Iran kembali saling mengancam terkait akses pelayaran di Selat Hormuz. 

Kondisi tersebut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan memperkuat ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) masih berpotensi menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.


Sektor perbankan dan teknologi menjadi penekan utama indeks. Santander dan Deutsche Bank masing-masing turun lebih dari 1 persen, sementara ASML melemah 1,8 persen dan Infineon merosot hampir 3 persen di tengah kekhawatiran terhadap prospek industri semikonduktor.

Sebaliknya, reli harga minyak mengangkat saham-saham energi. TotalEnergies naik sekitar 3 persen dan ENI menguat 4 persen, menjadi penopang utama bursa kawasan.

Di pasar regional, CAC 40 Prancis naik 0,3 persen ke level 8.365 berkat penguatan saham energi dan barang mewah. Saham Hermes naik 0,9 persen dan Kering bertambah 0,7 persen. Saham Stellantis juga menguat 1,8 persen setelah melaporkan pengiriman kendaraan kuartal II yang naik sekitar 10 persen secara tahunan menjadi hampir 1,6 juta unit.

Di Jerman, indeks DAX Jerman menguat tipis 0,19 persen ke level 25.114,25. Sedangkan di Inggris,  FTSE 100 ditutup relatif datar karena kenaikan saham energi, seperti Shell yang naik 2,3 persen dan BP yang melonjak 4,2 persen, mampu mengimbangi pelemahan sektor pertambangan, perbankan, dan farmasi.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya