Berita

PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: Kantor Parlemen Israel)

Dunia

Israel Tetapkan Pemilu 27 Oktober, Netanyahu Siap Bertarung Lagi

SENIN, 13 JULI 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Parlemen Israel (Knesset) resmi menetapkan pemilihan umum (pemilu) nasional akan disegerakan pada 27 Oktober 2026 mendatang.

Pemilu tersebut diperkirakan menjadi pertarungan politik paling krusial bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang kembali mencalonkan diri setelah memimpin negara tersebut melewati perang Gaza dan konflik regional yang berkepanjangan.

Masa jabatan parlemen saat ini dijadwalkan berakhir pada 17 Juli, sehingga koalisi pemerintahan yang dipimpin Netanyahu dapat menuntaskan masa tugas penuh selama empat tahun.


"Karena Knesset saat ini diharapkan untuk menyelesaikan masa jabatannya dan pemilihan umum berikutnya telah ditetapkan oleh undang-undang pada tanggal 27 Oktober, tanpa niat untuk mempersingkat masa jabatan lembaga legislatif, maka tidak perlu memberlakukan Undang-Undang Pembubaran Knesset dalam pengertian yang biasa," demikian pernyataan resmi Knesset, dikutip Senin, 13 Juli 2026.

Netanyahu yang kini berusia 76 tahun telah memastikan akan kembali memperebutkan kursi perdana menteri. 

Politikus yang menjadi pemimpin terlama dalam sejarah Israel itu juga menunjukkan keyakinannya untuk mempertahankan kekuasaan. 

"Saya berniat untuk menang," tegas Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

Namun, langkah Netanyahu menuju pemilu diperkirakan tidak akan mudah. Sejumlah survei menunjukkan mayoritas warga Israel menginginkan pergantian kepemimpinan setelah perang Gaza, sementara mantan Kepala Staf Militer Gadi Eisenkot disebut sebagai pesaing terkuat. 

Popularitas Netanyahu juga dilaporkan merosot dalam beberapa bulan terakhir di tengah kritik terhadap kebijakan pemerintahannya, mulai dari penanganan perang, reformasi peradilan, hingga proses hukum atas kasus korupsi yang masih dihadapinya.

Meski menghadapi tekanan politik, Netanyahu menegaskan visi pemerintahannya pascapemilu adalah membentuk pemerintahan nasional yang lebih luas guna memperkuat posisi Israel di kawasan. 

"Setelah kita menyingkirkan ancaman eksistensial Iran, pemerintah nasional secara luas dapat berdamai di dalam negeri, menangani sisa-sisa poros Iran, dan menuai buah kemenangan kita dalam kesepakatan politik seperti yang sedang kita buat dengan Lebanon, dan masih ada beberapa lagi yang akan menyusul," ujar Netanyahu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya