Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok RMOL)

Hukum

Pemberantasan Korupsi Era Prabowo Tidak Kaleng-kaleng

SENIN, 13 JULI 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penetapan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai tersangka menjadi bukti nyata komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, langkah penegakan hukum terhadap Febrie menunjukkan bahwa komitmen pemberantasan korupsi yang selama ini disampaikan Presiden Prabowo bukan sekadar retorika politik.

"Ditetapkannya Febrie Adriansyah sebagai tersangka merupakan bentuk nyata bahwa komitmen pemberantasan korupsi di pemerintahan Prabowo Subianto tidak kaleng-kaleng, tidak main-main. Ini bukan hanya sebatas retorika politik atau pernyataan normatif, tetapi diwujudkan dalam prioritas dan praktik nyata," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 13 Juli 2026.


Direktur Parameter Politik Indonesia itu menilai pemerintah telah menunjukkan konsistensi dalam menindak pelaku korupsi, tanpa membedakan latar belakang politik maupun jabatan yang dimiliki.

Menurutnya, sudah banyak contoh pejabat, kepala daerah, politisi hingga oknum aparat penegak hukum yang diproses secara hukum karena diduga terlibat tindak pidana korupsi.

"Sudah banyak contoh oknum penegak hukum, politisi, kepala daerah, dan seterusnya yang ditindak. Tidak pandang bulu apa pun partainya, apa pun jabatan politiknya, sepanjang melakukan tindakan korupsi," ujarnya.

Adi juga menyinggung penanganan dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan tidak ada pihak yang kebal hukum.

Ia menilai rangkaian penindakan tersebut mengindikasikan bahwa Presiden Prabowo menjadikan pemberantasan korupsi sebagai salah satu instrumen utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.

"Ini mengindikasikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menjadikan pemberantasan korupsi sebagai variabel dan instrumen utama untuk menciptakan Indonesia yang hebat, bersih, dan tidak pernah main-main dalam pemberantasan korupsi," pungkasnya.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya