Berita

Pelaksanaan Hari Pertama Sekolah (HPS) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Foto: PPID)

Nusantara

MPLS Harus Bebas dari Perundungan

SENIN, 13 JULI 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh peserta didik baru dapat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dalam suasana yang positif, tanpa adanya kekerasan, perundungan (bullying), perpeloncoan, maupun diskriminasi. 

Hal ini ditegaskan Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, meninjau pelaksanaan Hari Pertama Sekolah (HPS) dan MPLS di SMK Negeri 57, Taman Margasatwa Raya, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu.

"Hari ini adalah awal dari sebuah petualangan baru, langkah pertama untuk mengenal lingkungan sekolah, menjalin pertemanan, mengembangkan potensi diri, serta membentuk karakter sebagai generasi penerus Jakarta dan Indonesia," ujarnya, Senin, 13 Juli 2026.


Syafrin menjelaskan, awal tahun ajaran baru bukan sekadar pergantian kalender akademik, melainkan momentum penting untuk membangun semangat, harapan, dan pengalaman belajar yang akan membekas sepanjang perjalanan pendidikan setiap murid.

Ia berharap, para peserta didik dapat memahami bahwa lingkungan sekolah merupakan tempat untuk membangun karakter yang disiplin, berintegritas, serta mampu menjalin hubungan yang baik dengan sesama. Selain itu, semangat belajar juga diharapkan semakin tumbuh sejak hari pertama sekolah.

"Bagi kita semua, awal tahun ajaran baru bukan sekadar seremonial pergantian kalender akademik. Ini adalah momentum krusial untuk membangun semangat, harapan, dan pengalaman belajar yang akan membekas sepanjang perjalanan hidup setiap murid," terangnya.

Menurutnya, tugas pemerintah dalam pelaksanaan MPLS adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta didik baru agar kecemasan mereka berubah menjadi semangat dan sukacita dalam belajar. Sehingga, motivasi belajar serta keberhasilan akademik mereka dapat terus meningkat.

Ia menambahkan, transformasi Jakarta sebagai kota global dan berbudaya harus didukung oleh sumber daya manusia yang berdaya saing, adaptif, serta memiliki karakter dan budi pekerti yang luhur. Menurutnya, budaya hidup bersih juga harus menjadi bagian dari identitas peserta didik.

"Pesan saya kepada para kepala sekolah, jadilah pemimpin instruksional yang suportif. Kepada para guru dan panitia, jadikan seluruh rangkaian MPLS sebagai momentum untuk menumbuhkan semangat belajar, karakter positif, serta rasa cinta murid terhadap sekolahnya," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya