Berita

Anggota Komisi III DPR, Nasyirul Falah Amru. (Foto: Istimewa)

Politik

PDIP Minta Tersangka Korupsi Batu Bara Dihukum Mati

SABTU, 11 JULI 2026 | 17:06 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Hukuman mati diminta dijatuhkan kepada tersangka dugaan korupsi tata niaga batu bara yang menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. 

Usulan itu muncul karena kejahatan tersebut dinilai berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat, termasuk memicu blackout PLN.

Anggota Komisi III DPR, Nasyirul Falah Amru menilai perkara itu merupakan salah satu skandal korupsi terbesar sehingga para pelaku harus dijatuhi hukuman maksimal.


"Saya meminta pelaku tersangka diadili kalau bisa dihukum mati. Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Bayangkan blackout PLN karena kasus batu bara," tegas Falah usai rapat Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu 11 Juli 2026.

Menurut Politisi PDIP ini, perkara tersebut bukan hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak luas terhadap pelayanan publik dan menyisakan persoalan pada sejumlah kasus besar lainnya.

"Ini sungguh sangat memalukan dan sungguh sangat mengecewakan hati nurani rakyat seluruh Indonesia," ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Endang Agustina. Ia menilai aparat yang justru terlibat korupsi telah mengkhianati amanat pemberantasan korupsi.

"Dia yang seharusnya memberantas korupsi tetapi malah korupsi. Ini sangat memprihatinkan dan harus dihukum berat, kalau perlu dihukum mati seperti yang disampaikan Gus Falah tadi," kata Endang.

Dalam rapat yang sama, seluruh fraksi di Komisi III DPR juga menyepakati pembentukan Panitia Kerja (Panja) untuk mengawasi penanganan perkara dugaan korupsi tersebut hingga tuntas. Habiburokhman ditunjuk sebagai Ketua Panja.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya