Berita

Anggota DPR Rachmat Gobel meninggal dunia. (Foto: Dok. Fahira Idris)

Politik

Fahira Idris:

Rachmat Gobel, Terima Kasih Telah Terbitkan Aturan Larangan Minol di Minimarket

JUMAT, 10 JULI 2026 | 23:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota DPR Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat 10 Juli 2026 pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya Tebet, Jakarta. Rahmat Gobel meninggal di usia 63 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, dunia usaha, dan dunia politik Indonesia.

Satu di antara yang turut berduka adalah Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris yang mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat, responsif, dan memiliki keberanian menerjemahkan kepedulian terhadap perlindungan generasi muda menjadi kebijakan nyata.

Salah satu kenangan yang paling berkesan bagi Fahira adalah ketika dirinya, dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM), mendapat kesempatan berdialog dan beraudiensi dengan Rachmat Gobel yang saat itu menjabat Menteri Perdagangan mengenai peredaran serta penjualan minuman beralkohol (minol) di minimarket dan toko pengecer pada Januari 2015.


“Pak Rachmat adalah pemimpin yang mau mendengar, sangat responsif, dan memiliki komitmen kuat melindungi generasi muda dari bahaya minuman beralkohol,” kata Fahira dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 10 Juli 2026.

Pada periode kepemimpinannya, Kementerian Perdagangan menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang perubahan pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol. Salah satu substansi penting aturan tersebut adalah larangan penjualan minuman beralkohol di minimarket dan toko pengecer tertentu.

“Di tengah berbagai kepentingan ekonomi dan perdebatan yang ada, Pak Rachmat memilih memberikan perhatian besar kepada keresahan keluarga dan masyarakat mengenai mudahnya anak-anak serta remaja mengakses minuman beralkohol,” kata Fahira.

Menurut Fahira, pengalaman tersebut memperlihatkan kualitas kepemimpinan Rachmat Gobel yang sangat berkesan baginya. Seorang pejabat publik, menurutnya, tidak cukup hanya membuka ruang audiensi, tetapi juga harus mampu mendengar keresahan masyarakat dan memastikan kebijakan negara hadir untuk melindungi kepentingan publik.

“Saya masih mengingat bagaimana seriusnya beliau mendengarkan keresahan kami. Bagi seorang aktivis, bertemu dengan pejabat yang mau mendengar secara sungguh-sungguh dan memiliki keberanian mengambil kebijakan adalah pengalaman yang sangat berarti," kata Fahira.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya