Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bisnis

Pelaku Industri Perluas Inovasi Material untuk Dukung Sektor Konstruksi

JUMAT, 10 JULI 2026 | 15:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri material bangunan terus dituntut menghadirkan produk yang mampu meningkatkan efisiensi proyek sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks. 

Momentum tersebut dimanfaatkan PT AMBPI melalui merek AM Mortar Indonesia dengan memperkenalkan sejumlah inovasi pada ajang IndoBuildTech 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

Perusahaan memperkenalkan dua produk baru, yakni AM 56 Pengisi Nat Epoxy Epicron Pro 2K yang dirancang memiliki daya tahan tinggi dan hasil akhir lebih rapi, serta AM 79 Penambah Mutu Beton Super Plasticizer Technology yang mampu meningkatkan workability beton tanpa menambah penggunaan air secara berlebihan. Kedua inovasi tersebut ditujukan untuk mendukung kualitas sekaligus efisiensi pekerjaan konstruksi.


Sales & Marketing Department Head PT AMBPI, Yadrata, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam IndoBuildTech tidak hanya menjadi ajang peluncuran produk, tetapi juga membuka ruang berbagi pengetahuan mengenai perkembangan teknologi material bangunan.

"Kami ingin setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermanfaat saat mengunjungi booth AM Mortar Indonesia. Selain menghadirkan solusi material bangunan dan peluncuran produk terbaru, kami juga menyiapkan berbagai aktivitas interaktif serta workshop yang dapat menjadi wadah berbagi pengetahuan sekaligus mempererat hubungan dengan pelanggan dan mitra bisnis," ujar Yadrata dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 10 Juli 2026.

Menurutnya, kebutuhan terhadap material bangunan yang lebih efisien dan berkinerja tinggi akan terus meningkat seiring berkembangnya pembangunan infrastruktur dan properti. Karena itu, inovasi menjadi salah satu kunci untuk mendukung produktivitas dan daya saing sektor konstruksi.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya