Berita

Personel Brimob mengamankan lokasi penggeledahan bekas restoran Prancis milik Jampidsus Febrie Adriansyah, di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu 8 Juli 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Hukum

Menko Perlu Turun Tangan Cegah Gesekan Kejagung-Polri

KAMIS, 09 JULI 2026 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penggeledahan restoran Prancis de' CLAN Signature yang disebut pernah dimiliki Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri mendapat perhatian dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie.

Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan korupsi di sektor batu bara yang disebut menyebabkan blackout listrik PLN dengan nilai kerugian negara diperkirakan mencapai Rp5 triliun.

Menanggapi perkembangan tersebut, Jimly meminta pemerintah segera mengambil langkah untuk mencegah potensi konflik antarlembaga penegak hukum.


Pada hari yang sama saat penggeledahan, rumah Febrie Adriansyah juga dilaporkan dijaga ketat oleh puluhan personel TNI.

"Sehubungan dengan berita penggeledahan kediaman Jampidsus dengan temuan simpanan uang tunai dan emas batangan oleh Polda yang dihadapkan dengan aparat TNI, sebaiknya kementerian koordinator terkait segera turun tangan mengatasi konflik antarinstansi," ujar Jimly lewat akun X miliknya, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurut Jimly, koordinasi antarlembaga menjadi hal yang penting agar proses penegakan hukum tetap berjalan sesuai koridor hukum tanpa memunculkan ketegangan yang dapat mengganggu kepercayaan publik.

"(Penjelasan) Memastikan proses hukum brjalan efektif dan proporsional," sambungnya.

Keterlibatan kementerian koordinator terkait penting untuk menjaga koordinasi antarlembaga tetap berjalan baik, sehingga tidak berkembang berbagai spekulasi di ruang publik dan proses hukum dapat berlangsung secara efektif, proporsional, serta menghindari potensi gesekan antarinstansi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya