Berita

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Bob Hasan. (Foto: Fraksi Gerindra DPR)

Politik

UU Advokat Batal Demi Hukum jika Dua Tahun Tak Direvisi

KAMIS, 09 JULI 2026 | 13:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Bob Hasan merespons Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendorong pembentukan undang-undang untuk segera melakukan perubahan total pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat (UU Advokat).

"Putusan MK bilamana dua tahun RUU Advokat tidak diselesaikan, diganti atau direvisi, maka UU Advokat Nomor 18 Tahun 2023 menjadi batal demi hukum," kata Bob, dikutip dari akun Youtube Petisi Ahli, Kamis 9 Juli 2026.

Bob mengatakan, dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026, Revisi UU Advokat menjadi inisiatif pemerintah. 


"Kita berharap RUU Advokat tahun ini bisa diselesaikan," kata Bob.

Di sisi lain, Bob turut angkat suara soal anggapan advokat yang dianaktirikan dalam proses penegakan hukum.

"Advokat menjadi bagian yang tidak bisa terlepas seperti yang diharapkan masyarakat yakni due proses of law," kata Bob.

Bob menegaskan, dalam menjalankan perannya tidak boleh ada yang menghalang-halangi advokat. 

"Itu semua sudah masuk ke ranah peraturan perundang-undangan. Siapa pun tidak bisa menghalang-halangi adanya hubungan yang tujuannya penegakan hukum," kata Bob.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Petisi Ahli Pitra Romadoni Nasution meminta agar hak imunitas advokat diperkuat secara lebih tegas dalam RUU Advokat. 

Menurutnya, advokat harus memperoleh perlindungan hukum yang nyata ketika menjalankan tugas profesinya dengan itikad baik, baik di dalam maupun di luar persidangan, sehingga tidak mudah dikriminalisasi oleh pihak mana pun.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya