Berita

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. /RMOL Faisal Aristama

Politik

Cucun Tanggapi Penggeledahan Polri: Biarkan Penegak Hukum Bekerja Sesuai Mekanisme

KAMIS, 09 JULI 2026 | 11:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal merespons langkah Polri yang menggeledah sejumlah lokasi dalam penyidikan dugaan korupsi terkait batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.

Cucun mengatakan, setiap aparat penegak hukum memiliki mekanisme masing-masing dalam menjalankan proses penegakan hukum. Karena itu, ia menghormati langkah yang dilakukan Polri.

Meski demikian, Cucun mengaku belum memperoleh informasi terbaru mengenai penggeledahan tersebut, termasuk lokasi maupun pihak-pihak yang diperiksa.


"Oh saya kalau yang melakukan ke di tempat siapa apa pun saya belum update," kata Cucun kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurutnya, seluruh proses penegakan hukum patut dihormati selama dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Tapi kalau dalam rangka penegakan hukum, siapa pun ya baik mau Polri, atau Kejaksaan, apa pun itu ya kita hargai bagaimana punya mekanisme sendiri-sendiri ya dalam melakukan langkah-langkah penegakan hukum," tandasnya.

Sebelumnya, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggeledah sejumlah lokasi pada Rabu, 8 Juli 2026, terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, suap, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dua lokasi yang digeledah di antaranya Kafe de'Clan Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan.

"Polri dalam hal ini Kortas Tipidkor Polri terus melaksanakan upaya penegakan hukum terhadap perkara yang menjadi atensi Bapak Presiden Republik Indonesia," kata Kakortas Tipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto.

Totok menjelaskan, penyidikan mencakup dugaan korupsi dan TPPU yang berkaitan dengan perkara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.

"Di antaranya, salah satu proses penyidikan, kita saat ini melaksanakan penggeledahan di beberapa tempat," ujarnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya