Berita

Striker Norwgia Erling Haaland (kanan). (Foto: FIFA.com)

Sepak Bola

Mitos Piala Dunia: Norwegia Berpotensi Tembus ke Final

KAMIS, 09 JULI 2026 | 06:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kiprah Timnas Norwegia dalam Piala Dunia 2026 diprediksi mampu menembus semifinal bahkan final. Negara Skandinavia ini akan menghadapi Inggris dalam laga perempat final Piala Dunia pada Minggu, 12 Juli 2026 mendatang.

Ada hal menarik dalam kiprah Norwegia kali ini. Erling Haaland dkk yang mampu menumbangkan Brasil pada babak 16 besar menyimpan mitos terpendam pada perhelatan Piala Dunia.

Ya, negara yang berhasil mengalahkan Brasil dipercaya bakal melangkah panjang pada ajang sepak bola terbesar di jagat raya ini. Negara tersebut bisa menembus semifinal, bahkan final dan juara.


Hal itu berdasarkan data yang dihimpun dari Piala Dunia di tahun-tahun sebelumnya. Brasil selaku peraih trophy Piala Dunia terbanyak (1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002) juga memiliki catatan apes alias tumbang di sistem gugur usai fase grup.

Redaksi menghimpun sejak Piala Dunia 1982. Kala itu, Italia yang diperkuat Paolo Rossi menjadi tim yang sukses menjegal Brasil melangkah ke semifinal. Italia pun kemudian keluar sebagai juara usai menumbangkan Jerman Barat di partai final dengan skor 4-1.

Empat tahun berselang, dalam Piala Dunia 1986 di Meksiko, Tim Samba harus KO di tangan tim ayam jantan Prancis  yang diperkuat legenda mereka, Michel Platini lewat drama adu penalti di babak 8 besar. Namun sayang, langkah Prancis mentok di semifinal usai disingkirkan Jerman Barat.

Di Piala Dunia 1990 yang dihelat di Italia, langkah Brasil terhenti oleh musuh bebuyutan mereka Argentina di babak perdelapan final dengan skor tipis 0-1. Argentina pun melaju hingga ke final dan tumbang oleh Jerman yang keluar sebagai juara.

Tiga Piala Dunia berikutnya, bisa dibilang menjadi masa keemasan Selecao. Brasil keluar sebagai juara pada Piala Dunia 1994 dengan menumbangkan Italia lewat drama tos-tosan. Kemudian menjadi finalis pada Piala Dunia 1998. Brasil dicukur tim tuan rumah Prancis 3-0 yang keluar sebagai juara.

Pada Piala Dunia 2002, Brasil kembali unjuk gigi dengan keluar sebagai juara usai menumbangkan Jerman 2-0 di babak final. Pada 2006, giliran Brasil harus puas mentok di babak perempat final. Brasil keok dengan Prancis 0-1 lewat gol Thierry Henry. Prancis pun melaju sampai final dan tumbang oleh Italia lewat adu penalti.

Beralih ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Brasil lagi-lagi tumbang di babak perempat final. Kali ini pembunuh Brasil adalah Tim Oranye, Belanda. Arjen Robben dkk akhirnya tembus hingga ke final. Di final, mereka takluk dari Spanyol lewat gol semata wayang Andres Iniesta pada extra time.

Di Piala Dunia 2014, Brasil bertindak sebagai tuan rumah. Namun hanya mentok di semifinal usai dicukur Jerman dengan skor fantastik 7-1. Jerman kemudian keluar sebagai juara di ajang empat tahunan ini dengan mengalahkan Argentina di babak final.

Berlanjut ke Piala Dunia 2018, Brasil lagi-lagi keok di perempat final. Kali ini, Belgia bertindak sebagai algojonya. Namun Belgia juga harus puas mentok di semifinal usai kalah dari Prancis 0-1.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Tim Samba kembali gigit jari di babak perempat final usai ditumbangkan Kroasia lewat drama adu penalti. Kroasia pun puas hanya di semifinal usai mengakui keunggulan Argentina yang kemudian keluar sebagai juara di event bergengsi ini.

Dilihat dari data di atas, ada tiga tim yang mampu mengalahkan Brasil bisa mencapai runner up. Mereka adalah Argentina (1990), Prancis (2006) dan Belanda (2010).

Mungkinkan Norwegia akan mengikuti jejak ketiga negara tersebut di Piala Dunia 2026 ini? Bola tentu bundar, segala kemungkinan bisa terjadi. Kita nantikan!               

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya