Berita

Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Said Iqbal Bakal Temui Bos BPJS Ketenagakerjaan Bahas JHT

RABU, 08 JULI 2026 | 18:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal berencana menemui Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat untuk membahas persoalan jaminan sosial pekerja, termasuk pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang dikenakan pajak.

Said mengatakan, pertemuan akan dilakukan dalam dua hari ke depan.

"Saya akan bertemu dengan Ketua BPJS Ketenagakerjaan. Walaupun saya bukan kementerian, meski setingkat menteri, kalau belum diterima saya tetap datang. Kalau belum dikasih kesempatan, saya berdiri di pintunya sampai beliau membukakan pintu," ujar Said Iqbal di Kemenkeu, Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.


Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan karena masyarakat dan kalangan buruh membutuhkan keputusan yang cepat terkait hak-hak mereka. Termasuk soal kejelasan data peserta JHT yang diklaim BPJS Ketenagakerjaan ada 95% peserta memiliki saldo di bawah Rp50 juta, yang artinya tidak dikenakan pajak.

Said juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah mengutamakan upaya pencegahan pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Pesan Presiden kepada saya jelas, hindari sejauh mungkin PHK. Lakukan intervensi kebijakan dan kewenangan apabila memang dibutuhkan oleh dunia usaha dan buruh," katanya.

Apabila PHK tidak dapat dihindari,, seluruh hak pekerja harus tetap dipenuhi, termasuk JHT dan berbagai program jaminan sosial lainnya.

Ia juga menyebut Presiden memiliki komitmen untuk melindungi hak-hak pekerja dan masyarakat.

"Presiden menyampaikan ideologinya jelas, melindungi segenap tumpah darah rakyat Indonesia. Hak-hak buruh dan hak-hak rakyat harus diberikan. Negara harus berpihak kepada yang lemah, bukan kepada yang kuat," ucap Presiden Partai Buruh ini.

Maka dari itu, ia berharap bisa segera bertemu dengan pimpinan BPJS Ketenagakerjaan paling lambat awal pekan depan apabila pertemuan pada Jumat tidak terlaksana. 

“Kalau enggak Jumat, Senin depan saya akan bertemu, minta bertemu dengan Kepala BPJS,” tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya