Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Dunia

Trump Nyatakan Gencatan Senjata dengan Iran telah Berakhir

RABU, 08 JULI 2026 | 17:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir menyusul kembali memanasnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. 

Pernyataan itu disampaikan Trump saat menghadiri KTT NATO di Ankara, Turki, pada Rabu, 8 Juli waktu setempat. 

Menurutnya, kesepakatan gencatan senjata tidak lagi memiliki arti setelah pecahnya kembali aksi saling serang yang dipicu serangan Iran terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.


"Menurutku, semuanya sudah berakhir," kata Trump ketika ditanya mengenai status gencatan senjata. 

"Berurusan dengan mereka hanya membuang-buang waktu. Saya akan membiarkan para negosiator hebat kita terus berbicara jika mereka mau, tetapi saya tidak melihatnya. Saya tidak menyukai orang-orang ini," kata dia lagi.

Pernyataan Trump langsung mengguncang pasar energi global. Harga minyak dunia melonjak sekitar lima persen, sementara Amerika Serikat dan Iran sama-sama mengklaim telah menghantam puluhan target lawan, memperburuk situasi yang sebelumnya diharapkan mereda melalui kesepakatan sementara.

Media pemerintah Iran melaporkan serangkaian ledakan mengguncang sejumlah wilayah strategis di sekitar Selat Hormuz, termasuk Pulau Qeshm, Kota Sirik, Bandar Abbas, hingga Bushehr yang menjadi lokasi satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir sipil Iran. 

Di saat yang sama, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan telah menyerang lebih dari 80 target yang mencakup sistem pertahanan udara, radar pesisir, dan sekitar 60 kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya