Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

APBN 2026 Diproyeksi Lampaui Target, Defisit Tetap Terjaga di Bawah 3 Persen PDB

RABU, 08 JULI 2026 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah memproyeksikan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 melampaui target meski ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian. 

Hingga akhir tahun, pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.208,1 triliun atau 101,7 persen dari target APBN.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan belanja negara diproyeksikan sebesar Rp3.942,4 triliun atau 102,6 persen dari pagu APBN. Dengan perkembangan tersebut, defisit anggaran diperkirakan mencapai Rp734,3 triliun atau 2,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), masih berada di bawah batas aman 3 persen.


"APBN 2026 dijaga tetap sehat dan berkesinambungan, dengan pembiayaan anggaran yang efisien serta defisit terkendali sebesar 2,85 persen PDB untuk menjaga kredibilitas fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi," kata Purbaya dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, Selasa 7 Juli 2026. 

Sepanjang Semester I 2026, pendapatan negara telah mencapai Rp1.459,4 triliun atau 46,3 persen dari target APBN, tumbuh 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut ditopang penerimaan perpajakan sebesar Rp1.187,8 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp271 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp1.656 triliun atau 43,1 persen dari pagu APBN, meningkat 17,8 persen secara tahunan. Dengan realisasi tersebut, defisit APBN hingga Semester I tercatat Rp196,5 triliun atau 0,76 persen terhadap PDB.

Menurut Purbaya, capaian tersebut menunjukkan APBN tetap berada pada jalur yang sehat dan kredibel, sekaligus memberi ruang bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas fiskal hingga akhir tahun.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya