Berita

Ketua DPR Puan Maharani. (Repro YouTube DPR)

Politik

Di Depan PM Modi, Puan Kenang KAA Bandung hingga Gerakan Nonblok Soekarno

SELASA, 07 JULI 2026 | 17:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPR Puan Maharani menyambut kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi beserta delegasi di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Puan menyinggung hubungan Indonesia dan India memiliki akar sejarah yang panjang dan istimewa yang telah terjalin sejak awal kemerdekaan kedua negara.

Politikus PDIP itu mengaku senang dapat kembali bertemu dengan PM Modi setelah pertemuan terakhir mereka dalam Konferensi Parlemen P20 di India pada 2023.


"Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami untuk menyambut Yang Mulia beserta rombongan delegasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia," kata Puan.

Cucu Proklamator itu berharap PM Modi merasakan kehangatan sambutan di Jakarta sebagaimana yang ia rasakan saat berkunjung ke New Delhi beberapa tahun lalu.

"Saya berharap, Yang Mulia merasakan hangatnya sambutan kami di Jakarta, sebagaimana hangatnya sambutan yang kami rasakan ketika berkunjung ke New Delhi," kata Puan.

Dalam kesempatan itu, Puan mengingatkan bahwa hubungan kedua negara telah dibangun sejak masa Presiden pertama RI Soekarno. 

Bahkan Puan menyinggung momen bersejarah ketika Soekarno menjadi tamu kehormatan pada peringatan Hari Republik India pertama pada 1950.

"Sejarah mencatat bahwa Presiden Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia yang juga merupakan kakek saya, menjadi tamu kehormatan utama pada peringatan Hari Republik India yang pertama pada tahun 1950," ungkap Puan.

Puan juga menyinggung peran Indonesia dan India sebagai penggagas Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung pada 1955 yang melahirkan Semangat Dasasila Bandung dan menjadi fondasi lahirnya Gerakan Nonblok.

"Beberapa tahun kemudian, Indonesia dan India bersama-sama menjadi co-sponsor Konferensi Asia-Afrika di Bandung, dan menghidupkan Semangat Dasasila Bandung pada tahun 1955," kata Puan.

Lebih jauh, Puan menjelaskan bahwa Gedung DPR  yang menjadi lokasi penyambutan PM Modi juga memiliki nilai sejarah penting. 

Menurutnya, bangunan tersebut awalnya dibangun sebagai bagian dari rencana penyelenggaraan Conference of the New Emerging Forces (CONEFO), gagasan Presiden Soekarno untuk memperkuat posisi negara-negara berkembang di panggung dunia.

"Hingga hari ini, semangat tersebut tetap kami jaga dalam pelaksanaan fungsi parlemen dan diplomasi Indonesia," demikian Puan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya