Industri Hasil Tembakau. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
Industri Hasil Tembakau. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
Ketua Umum Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI), Henry Najoan, menjelaskan rancangan aturan penyeragaman kemasan dapat mengancam kelangsungan produksi serta nasib sekitar enam juta pekerja.
"Industri hasil tembakau (IHT) saat ini sekarang sangat tertekan dengan berbagai aturan yang melemahkan daya saing di sektor padat karya ini. Padahal, kinerja IHT sudah mengalami kontraksi sejak tahun 2020. Produktivitas industri mengalami penurunan 3 persen di tahun 2025 (yoy),” ujar Henry dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026.
Populer
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
Senin, 29 Juni 2026 | 15:05
Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45
UPDATE
Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08
Senin, 06 Juli 2026 | 23:58
Senin, 06 Juli 2026 | 23:36
Senin, 06 Juli 2026 | 23:30
Senin, 06 Juli 2026 | 23:07
Senin, 06 Juli 2026 | 22:56
Senin, 06 Juli 2026 | 22:45
Senin, 06 Juli 2026 | 22:39
Senin, 06 Juli 2026 | 22:21
Senin, 06 Juli 2026 | 22:20