Berita

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir di Mabes Polri,Jakarta Selatan pada Senin, 6 Juli 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Hukum

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

SENIN, 06 JULI 2026 | 22:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mabes Polri mengeluarkan peringatan keras terhadap komplotan bandar narkoba yang menyerang tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, hingga gugur saat penggerebekan. Korps Bhayangkara meminta para pelaku segera menyerahkan diri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan, tim gabungan saat ini sudah mengantongi petunjuk penting terkait keberadaan para pelaku.

"Sudah ada titik terang, kalau bisa biar menyerahkan diri. Mudah-mudahan dalam waktu dekat (tertangkap)," kata Johnny kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 6 Juli 2026.


Meski begitu, Johnny masih enggan membeberkan secara detail mengenai identitas maupun jumlah pelaku yang tengah diburu demi kepentingan penyelidikan. Namun, ia memastikan jajaran Polda Kalimantan Tengah dengan sokongan penuh dari Bareskrim Polri telah diterjunkan untuk membackup Polres Katingan.

"Satuan Polda juga mem-back up Polres, termasuk dari Bareskrim untuk mengejar jaringan dari pengedar narkoba yang ada di Katingan ini," tegas jenderal bintang dua tersebut.

Tragedi berdarah ini terjadi saat tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Aiptu Sumaryanto, dan Bripda Nopandri Ramadhana melakukan penggerebekan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, pada Rabu malam, 1 Juli 2026.

Ketiganya dinyatakan gugur dalam tugas usai mendapat serangan balik dari bandar narkoba. Atas dedikasi dan pengorbanannya, ketiga prajurit Polri tersebut diberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya