Berita

(Foto: Indonesia-investments)

Bisnis

Astra Ditegur Soal Emisi, Menperin Didesak Bertindak

SENIN, 06 JULI 2026 | 21:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Forum Asta Cita Center mendesak Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita segera memanggil manajemen PT Astra International Tbk untuk menjelaskan arah transformasi bisnis perusahaan. Langkah itu dinilai penting agar dominasi Astra di industri otomotif sejalan dengan agenda transisi energi dan target penurunan emisi karbon yang dicanangkan pemerintah.

Pengamat Kebijakan Publik Forum Asta Cita Center, Rudi Banu Wibowo, mengatakan pemerintah tidak boleh membiarkan transformasi industri otomotif berjalan tanpa evaluasi. Menurutnya, sebagai penguasa pasar kendaraan nasional, Astra harus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kebijakan energi bersih.

"Forum Asta Cita Center meminta Kementerian Perindustrian segera memanggil PT Astra International untuk menjelaskan roadmap transformasi bisnisnya. Pemerintah juga perlu mengevaluasi arah pengembangan industri otomotif agar benar-benar selaras dengan agenda transisi energi nasional," ujar Rudi.


Rudi mengingatkan, Indonesia telah menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen dengan kemampuan sendiri dan hingga 43,2 persen melalui dukungan internasional pada 2030 sebagaimana tertuang dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC). Namun, target tersebut dinilai sulit tercapai bila transformasi sektor transportasi dan industri otomotif berjalan lambat.

Menurutnya, sektor transportasi menyumbang sekitar 11,7 persen emisi gas rumah kaca nasional yang mayoritas berasal dari kendaraan berbahan bakar fosil. Karena itu, produsen otomotif dengan pangsa pasar terbesar dituntut mengambil peran lebih besar dalam mendorong penggunaan kendaraan rendah emisi.

Data perusahaan menunjukkan, sepanjang 2024 Astra menjual sekitar 483 ribu mobil atau menguasai sekitar 56 persen pasar nasional. Sementara melalui PT Astra Honda Motor, penjualan sepeda motor mencapai sekitar 4,9 juta unit atau sekitar 78 persen pangsa pasar. Pada 2025, Astra masih diperkirakan menguasai sekitar 51 persen pasar mobil nasional dengan penjualan sekitar 410 ribu unit, sedangkan Astra Honda Motor diproyeksikan tetap menguasai sekitar 78 persen pasar sepeda motor dengan penjualan sekitar 5 juta unit.

Rudi menilai mayoritas kendaraan yang dipasarkan hingga kini masih menggunakan mesin pembakaran internal berbahan bakar bensin maupun solar. Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan implementasi transisi energi di sektor otomotif belum berjalan maksimal.

"Selama ini hilirisasi dan transisi energi jangan hanya berhenti sebagai slogan atau kampanye. Kami meminta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berani memanggil PT Astra International dan mengevaluasi komitmen perusahaan terhadap agenda transisi energi nasional," pungkasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya