Berita

Gedung BRI. (Foto: Dok BRI)

Bisnis

Terbesar Sepanjang Sejarah, BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun

SENIN, 06 JULI 2026 | 12:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) membagikan dividen tunai sebesar Rp52,1 triliun dari laba tahun buku 2025. Nilai tersebut menjadi pembagian dividen terbesar sepanjang sejarah perseroan.

Keputusan itu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 yang digelar pada 10 April 2026. Besaran dividen yang dibagikan mencapai Rp346 per saham.

Pembagian dividen tersebut ditopang kinerja keuangan BRI sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba tahun berjalan konsolidasian sebesar Rp57,132 triliun hingga 31 Desember 2025. Adapun laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp56,65 triliun.


Memasuki 2026, kinerja BRI masih menunjukkan tren positif. Pada Triwulan I 2026, laba bersih konsolidasian tercatat sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp1.562 triliun atau meningkat 13,7 persen secara tahunan. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 9,4 persen menjadi Rp1.555 triliun.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan perseroan akan terus memperkuat transformasi dengan mengandalkan fundamental bisnis yang solid.

"BRI akan terus melanjutkan transformasi dengan bertumpu pada fundamental yang kuat, penguatan bisnis inti, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru. Keberadaan Danantara menjadi momentum penting bagi BRI untuk memperkuat peran dalam mendukung pencapaian program strategis nasional serta berbagai program prioritas pemerintah,” kata Hery dalam keterangannya, Senin 6 Juli 2026.

“Kami ingin memastikan pertumbuhan Perseroan tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan, tetapi juga pada kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," tambahnya.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menilai kinerja positif bank-bank Himbara menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kinerja bank Himbara yang positif jadi pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan yang lebih besar kepada sektor-sektor produktif dan kerakyatan, termasuk industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, infrastruktur, UMKM, serta berbagai sektor yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing nasional," kata Dony.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya