Berita

Sindiran Iran terhadap Eropa (Unggahan akun X @Iran_In_Turkiye)

Dunia

Iran Sindir Eropa saat Dilanda Gelombang Panas: Cabut Sanksi, Kami Kirim AC

SABTU, 04 JULI 2026 | 09:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Eropa mendorong Iran melontarkan sindiran sekaligus menawarkan bantuan kepada negara-negara di kawasan tersebut. 

Melalui unggahan di platform X, Kedutaan Besar Iran di Turki menyarankan agar Eropa mencabut sanksi terhadap Iran agar mereka dapat memasok pendingin ruangan (AC) dan berbagai peralatan penyejuk udara.

Iran menyatakan siap mengekspor berbagai jenis AC dan peralatan penyejuk udara ke Eropa.


"Kami memiliki keahlian, kapasitas produksi, dan siap membantu jika Eropa juga siap membantu dirinya sendiri," demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip Sabtu, 4 Juli 2026.

Teheran juga mengeklaim bahwa meski telah bertahun-tahun dikenai sanksi, mereka berhasil mengembangkan dan memproduksi AC menggunakan teknologi dalam negeri.

"Iran telah berhasil mengembangkan dan memproduksi sendiri pendingin ruangan dengan teknologi dalam negeri. Kami memiliki keahlian, kapasitas produksi, dan siap membantu—jika Eropa juga bersedia membantu dirinya sendiri," lanjutnya.

Gelombang panas yang melanda Eropa disebut para ahli sebagai salah satu yang terparah yang pernah tercatat di kawasan tersebut. Suhu di sejumlah wilayah bahkan melampaui 40 derajat Celsius. 

Dampaknya, sedikitnya 3.700 kematian berlebih telah tercatat di Prancis, Belgia, dan Belanda. Otoritas setempat memperingatkan bahwa jumlah korban tersebut masih bersifat sementara dan kemungkinan masih akan terus bertambah.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya