Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: RMOL)

Presisi

Aipda Yudhie Perdana Naik Pangkat Luar Biasa

JUMAT, 03 JULI 2026 | 17:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita mendalam, terkait gugurnya anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra.

Aipda Yudhie Perdana Putra gugur saat melakukan penangkapan dan penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Rabu 1 Juli 2026.

"Saya (Kapolri) mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya anggota yang telah melaksanakan tugasnya. Saya juga menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga besar almarhum," kata Sigit kepada wartawan pada Jumat, 3 Juli 2026.


Sebagai bentuk penghormatan, Polri akan memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada Aipda Yudhie Perdana Putra.

"Institusi memberikan penghormatan terbaik bagi almarhum dan memberikan kenaikan pangkat luar biasa," ujar Sigit.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan awal mula kejadian, saat 12 anggota Satresnarkoba Polres Katingan  mengejar bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei.

Operasi tersebut mengarah ke seorang target berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika. 

Setibanya di lokasi, tim pun dibagi menjadi dua kelompok dengan tik pertama melakukan penindakan di rumah target, dan tim kedua bersiaga di lokasi lain.

"Saat proses penangkapan berlangsung, target berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika beberapa orang di dalam rumah dan warga sekitar melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam berupa parang," kata Eko.

Situasi semakin tidak kondusif dan personel berupaya menyelamatkan diri, salah satunya dengan berenang menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan 

"Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhie ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam. Sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana masih dalam pencarian oleh tim gabungan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya