Berita

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI lucky Avianto saat bersama masyarakat sekitar di sekitar lokasi pembakaran pesawat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo. (Dok. Humas Satgas Habema)

Pertahanan

Pendekatan Tokoh Adat Berhasil Amankan Tujuh Penumpang Pesawat AMA

JUMAT, 03 JULI 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tujuh penumpang pesawat PT AMA Air dengan registrasi PK-RCY dipastikan selamat dalam insiden pembakaran pesawat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Ketujuh penumpang tersebut adalah Eston Sibolim, Kwenang Sobolim, Tonu Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Faince Amohoso.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menjelaskan bahwa keselamatan para penumpang tidak terlepas dari peran masyarakat adat dan tokoh-tokoh setempat yang membantu proses pengamanan pascakejadian.


"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada ketua adat, tokoh masyarakat, pemuka agama, dan masyarakat sekitar yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah Kapten Nicholas, serta bersedia mengamankan tujuh penumpang pesawat," ujar Letjen Lucky dalam keterangan resmi, Jumat 3 Juli 2026. 

Sementara itu, pilot pesawat, Kapten Nicholas F. Goselin, dipastikan meninggal dunia setelah diduga dibunuh oleh kelompok bersenjata. Kapten Nicholas diketahui merupakan warga negara Amerika Serikat.

Hingga kini, kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak diduga menjadi pelaku penyerangan yang berujung pada pembunuhan pilot serta pembakaran pesawat.

Insiden terjadi saat pesawat perintis tersebut baru saja mendarat di Lapangan Terbang Balinggama, Yahukimo. Pesawat sebelumnya berangkat dari Bandar Udara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sesuai jadwal penerbangan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya