Berita

Gerindra mulai memanaskan mesin politik di Sorong, Papua. (Foto: Dok. Gerindra Papua)

Politik

Yanni: Gerindra Papua Harus Menang Besar di Pemilu 2029

KAMIS, 02 JULI 2026 | 11:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua, Yanni mulai memanaskan mesin partai menyongsong Pemilu 2029. Konsolidasi dipusatkan di Kabupaten Biak dengan menginstruksikan seluruh kader bekerja lebih keras memenangkan hati rakyat.

Dalam pertemuan yang dihadiri pengurus DPC Gerindra Biak Numfor dan DPC Gerindra Supiori pada Rabu, 1 Juli 2026, Yanni menegaskan keberhasilan di pemilu tidak bisa diraih dengan cara instan.

"Pemilu dimenangkan jauh sebelum hari pencoblosan. Kepercayaan rakyat dibangun melalui kerja yang konsisten, bukan kerja musiman," tegas Yanni dikutip Kamis, 2 Juli 2026.


Ia mengingatkan agar pengurus partai tidak boleh hanya muncul saat musim politik tiba. Mesin organisasi harus hidup sepanjang waktu, bergerak menyapa masyarakat, dan memperkuat struktur hingga ke akar rumput.

"Politik tak bisa hanya dianggap jalan menuju kekuasaan, melainkan jalan pengabdian. Kalau niat kita lurus, setiap hari mendengar rakyat, memperjuangkan kepentingan mereka, lalu menghadirkan solusi. Bagi saya, itu adalah ibadah," jelasnya.

Yanni menargetkan Gerindra bisa menang besar di Papua. Maka dari itu, ia meminta jajaran untuk membuka pintu lebar bagi siapa pun yang memiliki kapasitas dan integritas untuk bergabung.

"Gerindra harus menjadi rumah besar perjuangan rakyat. Kita harus merangkul tokoh adat, tokoh agama, akademisi, profesional, hingga generasi muda yang mampu menggerakkan masyarakat," serunya.

Ia pun mewanti-wanti kader agar meninggalkan pola politik yang dipenuhi fitnah, hoaks, maupun ujaran kebencian. Gerindra, kata Yanni, harus hadir sebagai partai yang membawa gagasan cerdas dan solusi konkret atas persoalan masyarakat.

Terkait kebijakan pemerintah pusat, Yanni menginstruksikan kader untuk aktif menjelaskan substansi program seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih sebagai wujud kehadiran negara meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan untuk segelintir pemilik modal.

"Tugas kader adalah menjelaskan tujuan setiap program pemerintah secara utuh. Kalau ada kekurangan, pemerintah sedang bekerja keras memperbaiki tata kelolanya," tambahnya.

Di sela-sela agenda konsolidasi, Yanni juga menemui keluarga korban ledakan bom sisa Perang Dunia II di Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota. Ia menyampaikan belasungkawa dan mendorong langkah sistematis agar sisa-sisa bom perang tidak lagi mengancam keselamatan warga.

Yanni menggagas program "Papua Aman dari Warisan Perang" sebagai bentuk kepedulian nyata partai terhadap keselamatan masyarakat.

"Saya ingin Gerindra dikenang karena pengabdiannya, bukan hanya karena atributnya. Saat hati rakyat sudah bersama Gerindra, kemenangan akan datang sebagai buah dari pengabdian," tutup Yanni.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya