Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Topang Ekonomi Nasional, Asuransi Syariah Genggam 22 Persen Pangsa Pasar

KAMIS, 02 JULI 2026 | 11:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri asuransi jiwa syariah terus menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ekonomi makro dan menjadi salah satu motor penggerak utama sektor keuangan syariah di Indonesia. 

Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, salah satu pelaku industri berhasil mencatatkan pertumbuhan di atas rata-rata pasar sekaligus menguasai sekitar 22 persen pangsa pasar asuransi jiwa syariah nasional.

Capaian tersebut diraih PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah). Dalam laporan kinerja, sepanjang 2025 perusahaan membukukan pertumbuhan yang konsisten di atas rata-rata industri. 


Kinerja tersebut ditopang oleh kepercayaan lebih dari 300.000 peserta dan didukung sekitar 67.000 tenaga pemasar profesional. Basis nasabah dan jaringan distribusi yang kuat menjadi fondasi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas akses layanan proteksi berbasis syariah.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap solusi perlindungan finansial berbasis syariah yang ditawarkan perusahaan.

Atas kinerja tersebut, Prudential Syariah meraih penghargaan Best Performance Islamic Insurance dalam ajang Anugerah Syariah Republika (ASR) 2026. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas ketahanan kinerja keuangan perusahaan serta kontribusinya dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah sepanjang tahun lalu.

"Penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan yang menjadi amanah bagi kami untuk terus melangkah lebih jauh. Sepanjang 2025, Prudential Syariah mencatatkan kinerja yang kuat, konsisten tumbuh di atas industri, dan mendominasi pangsa pasar," ujar Vivin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Sejak resmi melakukan spin-off menjadi entitas mandiri yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2022, setelah sebelumnya beroperasi sebagai Unit Usaha Syariah sejak 2007, Prudential Syariah terus memperkuat fondasi bisnisnya melalui strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Ke depan, perusahaan akan melanjutkan ekspansi dengan memperluas akses layanan proteksi syariah bagi keluarga muda, kalangan profesional, dan berbagai komunitas melalui penguatan layanan digital PRUServices.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya