Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Perdana dalam Enam Tahun:

Neraca Perdagangan RI Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026

RABU, 01 JULI 2026 | 16:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan barang perdana sebesar 1,61 miliar Dolar AS atau setara Rp28 triliun pada Mei 2026. 

Capaian ini mengakhiri tren surplus neraca perdagangan yang telah bertahan selama 72 bulan atau enam tahun berturut-turut.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026 mencapai 23,20 miliar Dolar AS, sedangkan impor menembus 24,81 miliar Dolar AS. 


Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan defisit tersebut terutama dipicu oleh masih lebarnya defisit perdagangan sektor minyak dan gas (migas).

"Pada Mei 2026 neraca perdagangan barang mengalami defisit sebesar 1,61 miliar Dolar AS. Defisit pada Mei 2026 disebabkan terutama defisit pada komoditas migas sebesar minus 3,76 miliar Dolar AS dengan penyumbang defisit komoditas migas yaitu dari hasil minyak dan dari minyak mentah," kata Ateng dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Rabu 1 Juli 2026.

Di sisi lain, perdagangan nonmigas masih mencatatkan kinerja positif dengan surplus sebesar 2,50 miliar Dolar AS. Surplus tersebut terutama ditopang ekspor komoditas bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan atau nabati, serta besi dan baja.

"Pada saat yang sama neraca perdagangan komoditas nonmigas tercatat surplus sebesar 2,50 miliar Dolar AS dengan komoditas penyumbang surplus terutama dari bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta dari besi dan baja," tandasnya.

Berakhirnya tren surplus ini dipengaruhi kenaikan impor sebesar 22,16 persen secara tahunan, sementara ekspor justru mengalami kontraksi 5,73 persen pada Mei 2026.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya