Berita

Presiden AS Donald Trump desak pengecer turunkan harga bensin (Unggahan akun Truth Social @realDonaldTrump)

Dunia

Trump Perintahkan SPBU Segera Turunkan Harga Bensin

RABU, 01 JULI 2026 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak para peritel bahan bakar segera menurunkan harga bensin di tengah turunnya harga minyak dunia. 

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menilai harga bensin saat ini masih terlalu mahal jika dibandingkan dengan harga minyak mentah yang telah turun ke kisaran 68 Dolar AS per barel.

"Para peritel bensin harus segera menurunkan harga mereka, sekarang juga! Harganya masih terlalu tinggi, padahal minyak kini berada di level 68 Dolar AS per barel dan terus bergerak turun," tulis Trump, dikutip Rabu, 1 Juli 2026.


Trump juga menyalahkan para peritel karena dinilai lambat menyesuaikan harga. Ia meminta mereka segera memberikan harga yang lebih murah bagi masyarakat Amerika.

"Para peritel harus segera merespons dan melakukan apa yang memang seharusnya dilakukan, yaitu turunkan harga untuk rakyat Amerika yang hebat," ujarnya.

Bahkan, Trump menuding sebagian peritel mengambil keuntungan berlebihan dari konsumen. Ia berharap harga bensin dapat turun hingga sekitar 2,50 Dolar AS per galon.

Meski demikian, para pakar energi menjelaskan bahwa turunnya harga minyak mentah tidak serta-merta membuat harga bensin langsung ikut turun. Dibutuhkan waktu beberapa minggu hingga berbulan-bulan sebelum penurunan harga minyak benar-benar terasa di SPBU.

Hal itu terjadi karena kilang minyak biasanya membeli minyak mentah jauh hari sebelumnya dengan harga yang lebih tinggi. Setelah diolah, bahan bakar juga masih harus didistribusikan melalui pipa, kapal, truk, hingga terminal penyimpanan sebelum akhirnya sampai ke SPBU.

Selain faktor harga minyak, harga bensin di AS juga cenderung naik setiap musim panas. Pada periode ini digunakan campuran bensin khusus musim panas yang biaya produksinya lebih mahal, sementara permintaan meningkat karena banyak warga melakukan perjalanan liburan.

Berdasarkan perkiraan AAA, sebanyak 61,4 juta warga Amerika diperkirakan melakukan perjalanan darat sejauh sedikitnya 80 kilometer selama libur Hari Kemerdekaan AS (4 Juli) tahun ini, sedikit lebih tinggi dibandingkan 61,3 juta orang pada tahun lalu.

Saat ini, harga bensin rata-rata nasional di AS masih berada di kisaran 3,85 Dolar AS per galon. Angka tersebut memang sudah turun selama lima pekan berturut-turut dan berada di bawah level 4 Dolar AS per galon, tetapi masih jauh di atas target sekitar 2,50 Dolar AS per galon yang diinginkan Trump.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya