Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

Iran Bantah Ada Rencana Pertemuan Resmi dengan AS di Qatar

SELASA, 30 JUNI 2026 | 15:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rencana pertemuan antara Amerika Serikat dan Iran di Doha, Qatar, kembali diselimuti ketidakpastian setelah Teheran secara tegas membantah adanya agenda perundingan tersebut.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan pengiriman tim negosiator yang dipimpin menantunya, Jared Kushner, bersama utusan khusus Steve Witkoff ke Doha dalam beberapa hari ke depan. 

Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menepis spekulasi tersebut dan menegaskan keberadaan delegasi teknis Iran di Qatar tidak berkaitan dengan kunjungan pihak Amerika. 


“Kami tidak akan mengadakan pertemuan negosiasi di tingkat mana pun dengan pihak Amerika dalam beberapa hari mendatang,” kata Baghaei, dikutip Selasa, 30 Juni 2026.

Perbedaan narasi dari kedua negara itu memperlihatkan rapuhnya implementasi kesepahaman yang dicapai pada 17 Juni lalu. Kesepakatan tersebut memberikan waktu sedikitnya 60 hari bagi kedua pihak untuk membahas program nuklir Iran, memperpanjang gencatan senjata, serta merundingkan mekanisme perdamaian yang lebih permanen. 

Namun hingga kini, kemajuan yang dicapai masih minim karena masing-masing pihak saling menuduh melanggar komitmen yang telah disepakati.

Situasi semakin rumit lantaran ketegangan militer belum sepenuhnya mereda. Dalam beberapa hari terakhir, Washington menuduh Iran menyerang kapal-kapal komersial di kawasan Teluk menggunakan rudal dan drone, sementara Teheran membalas dengan serangan ke fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain. 

Ketegangan tersebut kembali memicu kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia.

Seorang pejabat senior Iran mengungkapkan bahwa memang terdapat agenda diplomatik di Doha, tetapi bukan berupa negosiasi langsung dengan Amerika Serikat. 

Menurutnya, pembahasan lebih difokuskan pada pengelolaan Selat Hormuz dan langkah-langkah deeskalasi guna mencegah konflik meluas. 

Sumber lain menyebutkan tim teknis AS dan Iran kemungkinan hanya akan melakukan pertemuan terpisah dengan mediator dari Qatar dan Pakistan.

Di Washington, Trump sendiri mengakui belum dapat memastikan signifikansi agenda di Doha.

“Pertemuan di Doha mungkin akan penting, mungkin juga tidak. Kita akan mengetahuinya nanti," ujarnya kepada wartawan di Oval Office. 

Pada saat yang sama, ia kembali menegaskan bahwa Iran harus dicegah untuk memiliki senjata nuklir dan mengklaim posisi militer AS tetap berada di atas angin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya