Berita

Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Tangkapan layar dari YouTube PSI)

Politik

Bukan Lampung, Harusnya Jokowi Safari Politik ke IKN

SELASA, 30 JUNI 2026 | 10:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Safari politik mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini untuk menguji dukungan publik sekaligus menegaskan posisi politik setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

"Memang ada misi pribadi menurut saya di Pak Jokowi. Yang pertama, mungkin dia ingin mengetes popularitas dia, kemudian dia ingin melihat juga dampak elektoral buat dirinya bagaimana," ujar Pengamat politik Hendri Satrio atau Hensat kepada wartawan, Selasa, 30 Juni 2026.

Penilaian tersebut, juga tercermin dari pemilihan Lampung sebagai titik awal safari politik Jokowi.


Menurut Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu, Lampung merupakan salah satu kantong suara Jokowi yang relatif aman sehingga tepat dijadikan lokasi untuk membaca respons publik terhadap langkah politiknya.

"Lampung tuh sebetulnya kan memang salah satu kantong suaranya Pak Jokowi, tapi memang untuk memulai sesuatu mungkin pak Jokowi punya pertimbangan-pertimbangan sendiri," ujarnya.

Padahal, kata Hensat, seharusnya Jokowi mengawali safari politiknya ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang notabene merupakan peninggalan kepemimpinannya yang masih mangkrak tersebut.

"Malah tadinya kalau Pak Jokowi ngobrol sama saya, saya sarankan yang pertama dia datangi harusnya IKN dulu, karena kan itu dia banget tuh," katanya.

Selain menguji respons publik, Hensat juga menilai safari politik Jokowi berkaitan dengan upaya mempersiapkan keluarganya dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Menurutnya, dalam konteks politik Indonesia, faktor keselamatan juga menjadi salah satu pertimbangan yang tidak bisa diabaikan.

"Jadi menurut saya, kenapa kemudian Pak Jokowi bergerak langsung, satu karena dia masih muda kemudian dia juga harus berhitung tentang keselamatan dan kesiapan keluarganya di politik Indonesia," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya