Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

SENIN, 29 JUNI 2026 | 22:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan kontribusi signifikan dalam menopang usaha masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Seperti di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, BRI Branch Office (BO) Pangkalpinang merealisasikan penyaluran KUR mencapai Rp281.507.513.147 kepada 6.022 debitur sepanjang tahun 2025.

Branch Office Head (BOH) BRI Pangkalpinang Yosef Mahardika mengatakan, sektor usaha yang paling mendominasi penyaluran KUR di wilayah BRI BO Pangkalpinang adalah sektor pertanian.


"Khususnya perkebunan kelapa sawit," kata Yosef Mahardika dalam keterangan tertulis, Senin 29 Juni 2026.

Yosef menyebutkan, penyaluran KUR menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan produktif, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, dominasi sektor pertanian, khususnya kelapa sawit, tidak terlepas dari karakteristik ekonomi masyarakat Bangka Belitung yang masih banyak bergantung pada sektor perkebunan.

"Luasnya lahan yang tersedia untuk pengembangan kebun sawit membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat," katanya.

Selain itu, kata dia, keberadaan sejumlah pabrik kelapa sawit yang siap menampung hasil panen petani juga menjadi faktor pendorong meningkatnya minat masyarakat dalam mengembangkan usaha di sektor tersebut.

"Komoditas sawit memiliki prospek usaha yang baik. Hasil panennya mudah dipasarkan, ditambah harga jual yang kompetitif dan banyak pabrik yang siap membeli hasil produksi masyarakat," ujar Yosef.

Dia pun memastikan dana KUR benar-benar digunakan untuk aktivitas usaha produktif. Hal ini dilakukan melalui serangkaian proses analisis usaha, monitoring penggunaan dana, hingga pendampingan langsung kepada nasabah.

"BRI tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga melakukan pendampingan secara berkala. Mantri BRI rutin turun ke lapangan untuk melihat perkembangan usaha nasabah dan memastikan pembiayaan dimanfaatkan sesuai tujuan," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya