Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Perlu Modal? Ini Syarat Pengajuan KUR BRI

SENIN, 29 JUNI 2026 | 19:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mempertahankan posisinya sebagai salah satu bank yang paling aktif menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). 

BRI tercatat sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia Timur dengan realisasi mencapai Rp12,71 triliun kepada 226.695 debitur.

Penyaluran tersebut menunjukkan tingginya minat pelaku UMKM terhadap pembiayaan bersubsidi pemerintah melalui BRI.


Jika masyarakat pemilik usaha mikro dan membutuhkan tambahan modal, berikut syarat yang harus dipenuhi untuk mengajukan KUR BRI. 

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Melansir laman BRI, calon debitur KUR BRI harus memenuhi sejumlah persyaratan berikut. 

- Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan e-KTP yang masih berlaku.
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif dan telah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif di bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB dengan status lancar.
- Riwayat kredit baik berdasarkan SLIK OJK.
- Legalitas usaha berupa NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha (SKU) sesuai ketentuan.
- NPWP untuk pengajuan pinjaman dengan plafon tertentu, umumnya di atas Rp50 juta.

Jenis KUR BRI

BRI menyediakan beberapa jenis KUR yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.

- KUR Super Mikro hingga Rp10 juta
- KUR Mikro di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta
- KUR Kecil di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta

Besaran plafon yang dapat diperoleh bergantung pada hasil analisis kelayakan usaha dan kemampuan pembayaran debitur. 

Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan melalui kantor cabang atau unit kerja BRI terdekat.

Setelah dokumen diterima, petugas BRI akan melakukan verifikasi administrasi, pengecekan riwayat kredit, serta survei terhadap usaha yang dijalankan calon debitur.

Apabila hasil penilaian memenuhi ketentuan, pinjaman akan diproses hingga tahap pencairan dana.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya