Berita

Bekas Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Istimewa)

Politik

Roy Suryo Cs Jadi Perhatian Khusus Jokowi

SENIN, 29 JUNI 2026 | 06:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Berlarutnya kasus dugaan ijazah palsu, termasuk penangguhan penahanan pakar telematika Roy Suryo dan ahli saraf Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, setelah ditangkap secara dramatis oleh Kepolisian,  mustahil tidak menjadi perhatian atau kalkulasi politik tersendiri oleh bekas Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Penangkapan tiga petinggi Badan Gizi Nasional (GBN) juga menjadi perhatian khusus Jokowi," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Senin 29 Juni 2026.

Perhatian yang dilakukan Jokowi atas kasus-kasus tersebut, kata Erizal, terkait ke arah mana politik pemerintahan di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto.


Wacana Prabowo-Gibran dua periode, bekerja mati-matian membesarkan PSI, dan safari politik se-Indonesia yang dimulai dari Lampung, bisa jadi satu hasil dari perhatian atau kalkulasi politik Jokowi.

"Termasuk, manuver politik Gibran, yang sudah dimulai lebih dulu daripada blusukan Jokowi," kata Erizal.

Kendati, baik pihak Jokowi maupun pihak Prabowo, mengatakan hubungan keduanya baik-baik saja di panggung depan, tapi di panggung belakang tidak ada yang tahu. 

"Teriakan Ade Darmawan terhadap Prabowo dan Dasco soal penangguhan penahanan Roy-Tifa tak bisa dianggap teriakan Ade Darmawan semata. Bisa jadi itu juga teriakan seorang Jokowi," kata Erizal.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya