Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menerima gelar kehormatan dari lima kerajaan adat di Kedaton Keagungan, Bandar Lampung, Sabtu, 27 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Warganet Rujak Safari Politik Jokowi: Nafsu Serakah Kesumat!

SENIN, 29 JUNI 2026 | 03:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Banyak warganet merujak langkah safari politik yang dilakukan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). 

Apalagi muncul dugaan blusukan politik tersebut menjadi persiapan menuju kontestasi Pemilu 2029, khususnya terkait masa depan dua anaknya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Dilansir dari akun Instagram RMOL, Senin 29 Juni 2026, banyak warganet yang berkomentar negatif atas langkah politik Jokowi tersebut.


"Nafsu Serakah Kesumat," komentar afitfebri.

"Sebetulnya dia capek,tp demi anak,ya mw gmn lg," kata mahajun.syafri.

"Masyarakat jangan mau dibodohi ber-ulang", cukup 19 th yg lalu," sambung kurniajkt9.

"Gajah itu adalah gak ada ijazah ya sodara" sekalian," tulis dianto39.

Saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Tulang Bawang, Lampung, Jumat 26 Juni 2026, Jokowi menyatakan keyakinannya bahwa Partai Solidaritas Indonesia atau PSI akan berhasil lolos ke parlemen pada Pemilu 2029.

Jokowi mengatakan, peluang PSI masuk DPR sangat terbuka apabila seluruh struktur partai bekerja secara solid, mulai dari DPP, DPW, DPD, DPC hingga tingkat ranting.

"Saya yakin apabila ini kita lakukan bersama-sama, saya berani memastikan PSI pasti masuk parlemen," kata Jokowi.

Menurutnya, kerja sama dan konsolidasi seluruh kader menjadi kunci agar PSI mampu menembus ambang batas parlemen pada Pemilu 2029.

Diketahui, Jokowi memulai safari politik bersama PSI ke Provinsi Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Juni 2026. 

Kunjungan ini merupakan bagian dari target perjalanan politik Jokowi ke 38 provinsi di seluruh Indonesia untuk memperkuat konsolidasi PSI.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya